• Jum'at, 01 Maret 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 63 dan Ulang Tahun ke XXIII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejaksaan Tinggi Kaltim menggelar Pekan Olahraga yang diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kejaksaan Negeri Balikpapan serta anggota Ikatan Adhyaksa Darma Karini Wilayah Kaltim.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, di Samarinda, Jum'at (14/07/2023).

Pembukaan Pekan Olahraga dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Hari Setiyono, SH.MH yang didampingi oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Kalimantan Timur Ny. Etty Hari Setiyono, para Asisten, dan Kabag TU pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kepala Kejaksaan Negeri Balikpapan serta hadir sebagai peserta para kontingen dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan kontingen dari Kejaksaan Negeri Balikpapan serta kontingen anggota Ikatan Adhyaksa Darma Karini Wilayah Kalimantan Timur.

Pembukaan Pekan Olahraga ini turut dimeriahkan dengan hadirnya Marching Band dari SMPN 5 Samarinda dan pertunjukan Reog Ponorogo Singomudo dari paguyuban IKAPAKARTI.

Pekan Olahraga dimulai pada Jum'at ini dan berakhir sampai dengan Rabu tanggal 19 Juli 2023 dimana dalam kegiatannya diperlombakan beberapa cabang olahraga diantaranya Volley, Tenis meja, Tenis lapangan, Badminton, catur dan lomba gaple yang diwakili dari masing-masing bidang yang ada di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur serta lomba tari Tobelo yang diikuti oleh anggota Ikatan Dharmakarini Wilayah Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya Kajati Kaltim menyambut baik perhelatan pekan olahraga Hari Bhakti Adhyaksa ini, karena olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan perbedaan dan mempererat kekompakan dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh kegiatan lainnya, oleh karenanya segenap warga Adhyaksa untuk berpartisipasi dan ikut memeriahkan pekan olahraga ini dengan semangat sportivitas dan soliditas, kata Kajati Kaltim.

Dalam kompetisi olah raga tidak semata-mata hanya berorientasi pada persoalan menang atau kalah, atau sekedar meningkatkan kesehatan jasmani, namun yang terpenting adalah mafaat yang signifikan dalam membangun serta membentuk karakter dan kepribadian peserta.

"Melalui kompetisi, masing-masing peserta dituntut untuk berkompetisi, berusaha keras, dan berdisiplin, sehingga diharapkan membentuk mental yang kuat didalam diri setiap peserta," lanjut Kajati Kaltim.

"Saya berharap penyelenggaraan POR HBA ke 63 akan mampu berkontribusi dalam menguatkan kualitas sumber daya manusia Kejaksaan, yang tentunya akan bermanfaat dalam menciptakan semangat dan budaya kerja yang sehat dan kuat," tutup Kajati Kaltim. (One)

Pasang Iklan
Top