• Sabtu, 06 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Dispar Kukar Slamet Hadiraharjo

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Tenggarong Internasional Folk Arts Festival (TIFAF) yang akan diadakan pada tanggal 9 hingga 14 Juli 2023, bakal dipusatkan di Taman Kota Raja Tenggarong. Dinas Pariwisata (Kukar) Kutai Kartanegara (Kukar) telah mempersiapkan event besar ini jauh - jauh hari, agar kegiatan bisa berjalan sesuai dengan harapan dan lancar.

Kepala Dispar Kukar Slamet Hadiraharjo mengungkapkan bahwa pelaksanaan TIFAF akan di Taman Kota Raja, meskipun rencananya sebelumnya berubah. Karena adanya rehabilitasi di lapangan kantor bupati. Konsep acara juga akan mengalami perubahan karena adanya pembangunan sekitar taman di Taman Kota Raja.

"Acara pembukaan akan difokuskan pada persiapan TIFAF dan direncanakan di Taman Kota Raja karena tempat tersebut representatif untuk digelar pada malam hari. Kami berencana untuk menjual pemandangan yang ada di Taman Kota Raja kepada peserta TIFAF." ungkap Slamet Senin (3/7/23).

Slamet menyebutkan acara ini akan diikuti oleh 20 kecamatan di Kukar, dengan target 10 Kabupaten/Kota, 10 provinsi, dan peserta dari mancanegara. Sejauh ini, 20 kecamatan telah siap untuk ikut serta, sementara ada 9 Kabupaten/Kota dari target 10 yang telah memastikan partisipasinya. Dari 10 provinsi yang ditargetkan, sudah ada 5 provinsi yang mendaftar.

Sedangkan untuk peserta dari mancanegara, situasi pasca pandemi COVID-19 masih belum memungkinkan untuk mendapatkan peserta dari luar negeri, namun kemungkinan akan menggunakan metode tapping seperti tahun sebelumnya.

"Kesiapan acara ini sekitar 75 persen, dengan sisanya 25 persen yang perlu diselesaikan menjelang kegiatan pembukaan. Tahun ini, acara juga akan didukung dengan kunjungan dari 56 negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organisation of Islamic Cooperation (OIC). Yaitu kunjungan ke Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Kedaton, dan pembukaan TIFAF."jelasnya.

Selain itu, tahun ini ada mahasiswa dari Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) dari luar negeri yang juga akan ikut serta dalam kegiatan TIFAF. Ini merupakan pengganti peserta dari negara lain yang belum dapat hadir karena kondisi ekonomi pasca pandemi.

"Acara ini akan dilaksanakan di empat tempat, yaitu Stadion Rondong Demang, Lapangan Basket Timbau, Amphiteater, dan Taman Kota Raja. Kami berharap TIFAF dapat berkontribusi dalam melestarikan seni dan budaya, serta memberikan dampak positif melalui sektor ekonomi kreatif."tutupnya. (*dri)



Pasang Iklan
Top