• Kamis, 22 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) provinsi Kaltim dalam rangka Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltim Tahun 2024, dihadiri sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kaltim.

Kegiatan yang berlangsung di Lamin Odah Etam Samarinda, Senin (17/04/2023) pagi ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, Muhammad Samsun dan Sigit Wibowo, serta dihadiri sejumlah anggota DPRD Kaltim seperti Veridiana Huraq Wang, dan Nidya Listiyono, Sapto Setyo Pramono, Agiel Suwarno, Sarkowi V Zahry, Komariah, Abdul Kadir Tappa dan Sekwan Norhayati US.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Kaltim sebanyak 586 usulan. 

"Sejak 21 maret sampai 10 april 2023 diperoleh 2.000 lebih usulan yang masuk pada Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). 498 usulan telah divalidasi, dan 245 usulan diantaranya bersifat hibah dari masyarakat," terang Seno Aji.

Politisi Gerindra ini mengaku, usulan dari DPRD Kaltim terhadap musrenbang Tahun 2024 adalah menitik beratkan kepada beberapa hal, diantaranya pemenuhan kebutuhan akan pangan yang lebih luas dan pembangunan infastruktur terhadap kehadiran IKN.

"Sebab itu, DPRD berharap agar lahan pertanian agar bisa ditingkatkan luasannya," harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Timur 2024 berharap pelaksanaan kegiatan tersebut lancar dan sukses menghasilkan rumusan-rumusan sesuai dengan tema yang telah disepakati.

Ia menambahkan, dalam forum Musrenbang ini sudah masuk pokok-pokok pikiran dari rekan-rekan DPRD Kaltim yang langsung diterima gubernur yang diserahkan oleh Wakil Ketua II DPRD Kaltim Seno Aji didampingi Wakil Ketua I Muhammad Samsun dan Wakil Ketua III Sigit Wibowo.

"Tadi sudah masuklah pokok-pokok pikiran kawan-kawan kita yang berasal dari Karang Paci. Ada 500 usulan lebih. Usulan sudah diterima oleh Gubernur dalam amplop yang tebal. Itu penting, kenapa? Karena memang itulah sebuah proses dan berjalannya sebuah pemikiran, pandangan dan informasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui DPRD Kaltim," pungkasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top