
Khalid Sardi
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dengan dibangunnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) bakal memberikan dampak yang positif bagi daerah lokal. Dimana di kawasan IKN nanti akan dibangun pelestarian binatang dan tumbuhan endemik. Program pelestarian ini dikenal sebagai konsep Forest City yang akan menghadirkan teknologi dalam pelestarian alamnya.
Menanggapi hal tersebut Ketua Pemuda Adat Dayak Benuaq Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Khalif Sardi , ST menyambut baik hadirnya IKN di Kaltim oleh kalangan muda suku dayak Benuaq Kukar, hal ini juga menjadi pertanda adanya pemerataan pembangunan di Indonesia. Khususnya di Kaltim yang selama ini pembangunannya masih tertinggal jauh dibandingkan di Pulau Jawa.
"Yang lebih penting lagi bahwa akhirnya Indonesia memiliki simbol kekuatan ekonomi global dimata dunia Internasional. Apalagi Kaltim sebagai paru-paru dunia, juga menerapkan teknologi pelestarian Flora dan Fauna Endemik di sekitar kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menjadi sumber kekuatan baru Indonesia." ungkap Khalif Sardi Rabu (8/2/23).
Sebagai Tokoh Pemuda Dayak Benuaq, Khalif Sardi menilai IKN Nusantara yang mengusung konsep Forest City dengan menghadirkan tekonologi dalam pelestarian alam, sangat tepat sebagai kawasan pusat pemerintahan baru yg modern. Pembangunan IKN ini justru akan lebih intensif memperhatikan manajemen bentang alam dan keanekaragaman hayati.
"Mengingat Pulau Kalimantan tempat IKN berada memiliki keberagaman flora dan fauna endemik seperti orangutan dan bekantan." ucapnya.
Kemudian kawasan delineasi diluar pusat inti pemerintahan IKN, harus menjadi habitat bagi spesies endemik flora dan fauna. Ini menjadi kekuatan yang bersifat sustainable dengan teknologi di dalamnya. Konsep forest city juga dibuktikan dengan langkah awal pemerintah merehabilitasi hutan dan lahan di sekitar lokasi IKN Nusantara.
"Tentunya rehabilitasi hutan ini dilakukan untuk memastikan calon Ibu Kota Baru siap menghadapi tantangan perubahan iklim dengan pola ini, kita telah menjaga dan melestarikan budaya dan adat bahan alam di Kalimantan Timur. Ini juga akan menjadi sumber kekuatan kita."jelasnya.
Ia yang berprofesi sebagai pengusaha bidang Herbal, sangat menyakini bahwa keberadaan pemerintahan IKN Nusantara akan memeratakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim menjadi lebih baik. Kehadiran IKN Nusantara dinilai akan menjadi simbol ekonomi Indonesia di mata masyarakat Internasional. Ini merupakan hal positif dan membanggakan bagi masyarakat Kaltim.
Selain itu dirinya yang juga Ketua Bidang Komunikasi Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Kutai Kartanegara ini berharap agar sumber daya manusia (SDM) lokal bisa dipersiapkan dengan baik, dan berupaya bersama-sama membangun IKN lebih maju.
"Karena peningkatan skill dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) lokal ini penting, untuk mempersiapkan diri dan terlibat dalam pembangunan IKN Nusantara. Melalui IKN ini menjadi keuntungan, berkah dan sumber kekuatan yang sangat luar biasa, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Timur." tutupnya. (*dri)