• Kamis, 29 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pelantikan pengurus DPC PKB Kukar masa bakti 2026-2030 di Hotel Grand Fatma, Rabu (28/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bakti 2026-2030 resmi dilantik di Hotel Grand Fatma, Rabu (28/10/2026).

Kepengurusan baru ini menargetkan penguatan struktur organisasi hingga tingkat desa serta peningkatan perolehan kursi pada Pemilu mendatang.

Ketua DPC PKB Kukar, Dedik Harianto mengatakan, pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal bagi pengurus untuk bekerja lebih maksimal dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, penguatan organisasi hingga tingkat desa menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus segera diselesaikan.

Sebab, selama ini struktur PKB di Kukar sebagian besar telah terbentuk hingga tingkat kecamatan, tetapi belum merata sampai desa.

"Ini awal dimulainya perjuangan PKB di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus bekerja secara maksimal, memberikan kontribusi nyata, dan memberikan dampak bagi masyarakat," ujar Dedik.

Ia menjelaskan, struktur kepengurusan PKB di 20 kecamatan di Kukar telah terpenuhi.

Selanjutnya, pengurus akan bergerak membentuk kepengurusan di masing-masing desa, bahkan hingga tingkat RT sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Ia menjelaskan, DPP menargetkan pembentukan struktur hingga tingkat desa dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memenuhi target tersebut melalui kerja bersama seluruh jajaran partai.

"Tinggal progres pembentukan kepengurusan di masing-masing desa. Target dari DPP, Desember ini harus selesai. Mudah-mudahan pengurus baru bisa mencapai target itu," tuturnya.

Selain penguatan organisasi, PKB Kukar juga memasang target meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kukar pada pemilu mendatang.

Ia mengemukakan, partainya ingin kembali mendapatkan posisi pimpinan DPRD, seperti yang pernah diraih pada Pemilu 2019 ketika PKB memperoleh kursi Wakil Ketua III DPRD Kukar.

Pada Pemilu 2024, PKB tidak lagi mendapatkan kursi pimpinan DPRD.

Pihaknya berharap perolehan kursi partai dapat meningkat pada pemilu berikutnya.

"Target kita ke depan, paling tidak jumlah kursi bertambah. Kami ingin PKB Kukar bisa mendapatkan kembali kursi pimpinan DPRD. Mudah-mudahan bisa menargetkan sekitar 6 sampai 8 kursi," ucapnya.

Kendati demikian, ia menegaskan pihaknya akan lebih dahulu fokus pada pelayanan masyarakat dan kerja nyata di lapangan.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui kinerja, bukan sekedar target politik.

Ia juga mengaku terdapat tantangan dalam pemetaan daerah pemilihan, khususnya Dapil IV.

Namun, pihaknya masih mencermati perkembangan pembagian wilayah pemilihan, sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafrudin meminta pengurus DPC PKB Kukar memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, berbagai program pemerintah tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan banyak pihak, termasuk partai politik.

PKB diharapkan dapat mengambil peran dalam mengawal program dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Ia meyakini untuk mewujudkan semua program dan visi-misi Bupati Kukar, pemerintah tidak bisa berjalan sendirian, perlu dukungan dari PKB.

"DPC PKB Kukar harus bergandengan tangan dan bahu-membahu bersama pemerintah untuk mewujudkan kemakmuran serta kesejahteraan rakyat," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top