
Seorang pria terjatuh dari penginapan di kompleks Ruko Bandar, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (28/10/2026) pagi.(Foto: Relawan/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Seorang pria berinisial AI (31), warga Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengalami luka serius setelah diduga terjatuh dari lantai empat sebuah penginapan di kompleks Ruko Bandar, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (28/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video amatir yang beredar. Dalam rekaman itu, AI terlihat sedang melakukan panggilan telepon sebelum akhirnya terjatuh bersama telepon genggamnya.
Korban tidak langsung menghantam lantai. Tubuhnya terlebih dahulu tersangkut pada bagian kanopi dan plafon bangunan sebelum akhirnya jatuh ke lantai balkon. Kondisi tersebut diduga membantu menyelamatkan nyawanya.
Kasi Humas Polresta Balikpapan, IPDA Sangidun, mengatakan korban ditemukan masih hidup setelah petugas menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Petugas medis kemudian segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
"Setelah dapat laporan, petugas medis langsung ke lokasi dan melihat korban masih hidup, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat," jelas Sangidun.
Akibat kejadian itu, kanopi penginapan mengalami kerusakan dengan lubang cukup besar. Puing-puing plafon juga berserakan di lantai, sementara bercak darah terlihat di sekitar lokasi kejadian.
Petugas Unit Identifikasi (INAFIS) Polresta Balikpapan turut mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan mendalami peristiwa tersebut.
Meski dalam rekaman video korban terlihat sedang berkomunikasi melalui telepon dengan ekspresi yang tampak emosional, polisi belum menyimpulkan adanya kaitan antara percakapan tersebut dan insiden yang terjadi.
Sangidun menegaskan, penyebab pasti korban terjatuh masih dalam penyelidikan. Polisi akan mendalami sejumlah fakta yang ditemukan di lokasi sebelum menyampaikan kesimpulan.
"Saat ini petugas tengah mendalami penyebabnya, nanti akan disampaikan," terangnya. (Las)