• Jum'at, 02 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Taman Replika yang sudah di benahi, Kamis (1/10/2026).(Foto: Tiktok/Masman)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Taman Replika atau yang dikenal sebagai Taman Miniatur di Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menunjukkan perubahan setelah dilakukan pembenahan sejak Agustus 2026.

Meskipun kondisinya kini dinilai semakin layak, kawasan wisata tersebut belum bisa dikunjungi masyarakat karena masih menunggu kepastian pengelolaan dan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sejumlah fasilitas di kawasan taman mulai dibenahi, mulai dari tempat duduk, gazebo, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Perubahan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kawasan wisata yang sebelumnya kurang terawat.

Lurah Panji, Hanafi menjelaskan, pembenahan dan pemeliharaan taman dilakukan, setelah munculnya kendala terkait kejelasan status kepemilikan aset antara Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pariwisata Kukar.

Melihat kondisi taman yang membutuhkan perawatan, pihak kelurahan kemudian mengambil inisiatif membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Dinas Pariwisata.

"Karena beberapa kali rapat tidak ada ujungnya terkait kepemilikan aset, apakah tetap di PU atau Dinas Pariwisata, akhirnya kami dari kelurahan mengambil kesimpulan untuk ikut merawat," ujar Hanafi kepada KutaiRaya.com, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, Pokdarwis selama ini berperan membersihkan dan memelihara kawasan taman agar kondisinya tetap terjaga.

Namun, pengelolaan secara resmi belum dapat dilakukan karena aset tersebut belum diserahkan kepada Pokdarwis.

Sehingga aktivitas yang dilakukan masih sebatas perawatan dan belum sampai pada pembukaan kawasan wisata untuk umum.

"Belum diserahkan ke Pokdarwis, makanya sampai sekarang kami juga belum berani mengelola sepenuhnya. Hanya sebatas memelihara dan membersihkan," tuturnya.

Ia mengemukakan, pembenahan taman juga mendapat dukungan dari pihak yang memiliki kemampuan anggaran untuk melakukan renovasi.

Ia mengapresiasi inisiatif tersebut karena membantu memperbaiki kondisi fasilitas yang ada.

Sebagai pemerintah kelurahan, pihaknya menyambut baik keterlibatan pihak yang bersedia membantu mempercantik kawasan taman, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Dari Agustus sudah mulai pembenahan. Kami sebagai pemerintah kelurahan tentu sangat senang ketika ada pihak yang memiliki kelebihan anggaran untuk merenovasi taman ini," katanya.

Ia menyebutkan, kondisi taman saat ini sudah cukup layak.

Sejumlah fasilitas seperti tempat duduk dan gazebo telah tersedia, termasuk sarana pendukung berupa listrik dan air.

Bahkan, ada pula fasilitas perahu dan rencana penambahan area glamping atau tempat berkemah yang diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Ia menegaskan, informasi mengenai rencana pembukaan taman yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan.

Pihak kelurahan masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan OPD terkait agar pengelolaan kawasan memiliki kejelasan.

Pihak kelurahan masih menunggu keputusan mengenai mekanisme pengelolaan aset, apakah akan diserahkan kepada Pokdarwis atau dikelola pihak swasta melalui mekanisme yang ditentukan pemerintah daerah.

Menurutnya, kejelasan pengelolaan sangat penting agar taman dapat dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

"Kami berharap taman ini bisa segera dimanfaatkan, berguna bagi masyarakat, dan nantinya juga bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus membenarkan adanya pembentukan Pokdarwis di Kelurahan Panji untuk membantu pemeliharaan Taman Replika.

Namun, hingga kini pihaknya masih melakukan koordinasi terkait status aset taman yang masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Menurutnya, kejelasan status aset menjadi hal penting sebelum pengelolaan dan pemanfaatan kawasan wisata tersebut dilakukan secara resmi.

Sehingga pengelolaan ke depan dapat berjalan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, keberadaan Pokdarwis diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan serta merawat fasilitas taman agar tetap terpelihara sembari menunggu kepastian mekanisme pengelolaan.

"Ya kami sudah membentuk Pokdarwis di Kelurahan Panji, kita mengapresiasi kinerja mereka yang telah memelihara dan merawat, kita juga mengapresiasi pada pihak yang telah merenovasi tempat tersebut," ujarnya.

Untuk aset, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan OPD terkait untuk status keberadaan aset Taman Replika tersebut. (*Zar)



Pasang Iklan
Top