• Rabu, 09 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Potret foto bersama Walikota Samarinda, Andi Harun dengan Pengurus FKPPI Samarinda. Selasa (8/9/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Kepengurusan baru Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Samarinda mulai memperkuat konsolidasi organisasi.

Salah satu langkahnya dengan meminta Wali Kota Samarinda, Andi Harun menjadi Dewan Kehormatan sekaligus Dewan Pembina FKPPI Samarinda.

Permintaan ini disampaikan Ketua FKPPI Samarinda, Petrus Bramanto bersama jajaran pengurus saat melakukan audiensi dengan Walikota Samarinda, Andi Harun.

Audiensi itu sekaligus menjadi momentum bagi kepengurusan baru memperkenalkan struktur organisasi dan menyampaikan sejumlah agenda yang akan dijalankan ke depan.

Petrus mengatakan, pertemuan dengan Wali Kota Samarinda menjadi bagian dari langkah awal kepengurusan baru dalam membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Audiensi ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru FKPPI Samarinda untuk memperkenalkan jajaran pengurus sekaligus menyampaikan program dan agenda organisasi ke depan,” kata Petrus.

Pada pertemuan itu, pengurus FKPPI juga menyampaikan permintaan agar Andi Harun bersedia masuk dalam jajaran Dewan Kehormatan dan Dewan Pembina.

Menurut Petrus, pengalaman dan kedekatan Andi Harun dengan keluarga besar TNI menjadi salah satu pertimbangan pengurus.

“Kami berharap Pak Andi Harun bersedia menjadi bagian dari Dewan Kehormatan dan Dewan Pembina FKPPI Samarinda. Kehadiran beliau tentu akan menjadi dorongan bagi kami dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika kepengurusan baru ingin memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah serta unsur TNI dan Polri.

“FKPPI Samarinda ingin terus membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda, termasuk dengan unsur TNI dan Polri, sehingga keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Pada audiensi tersebut, FKPPI Samarinda juga menyampaikan agenda peringatan hari ulang tahun FKPPI yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.

Rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP), kemudian dilanjutkan di Arutalla Ballroom Kantor Bapperida Samarinda.

Petrus mengemukakan, agenda tersebut menjadi salah satu kegiatan yang dipersiapkan kepengurusan baru.

Petrus menegaskan kepengurusan baru akan berupaya menjalankan organisasi secara aktif dengan tetap membawa semangat kebangsaan.

“Kami berharap kepengurusan yang baru ini bisa semakin solid, aktif menjalankan program organisasi, serta tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan yang menjadi bagian dari FKPPI,” katanya.

Sementara itu, Walikota Samarinda, Andi Harun menyambut positif permintaan tersebut.

Bahkan, ia langsung mengenakan seragam PDH FKPPI yang diberikan pengurus saat audiensi berlangsung.

Bagi Andi, FKPPI memiliki sejarah panjang dan menjadi wadah bagi putra-putri purnawirawan TNI dan Polri untuk menjaga hubungan kekeluargaan, sekaligus meneruskan nilai-nilai kebangsaan.

“FKPPI ini organisasi resmi yang punya sejarah panjang. Kita tentu patut bangga karena sampai hari ini masih tetap eksis dan mampu menjadi wadah bagi anak-anak purnawirawan,” kata Andi.

Ia menilai peran FKPPI tidak semata-mata berkaitan dengan silaturahmi.

Organisasi ini juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga semangat kebangsaan serta meneruskan nilai perjuangan kepada generasi muda.

Andi berharap nilai-nilai dalam mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD 1945 tetap menjadi bagian penting dalam aktivitas organisasi.

“Nilai-nilai perjuangan yang selama ini diwariskan harus tetap diteruskan kepada generasi berikutnya, terutama dalam menjaga NKRI, Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Andi juga mendorong anggota FKPPI Samarinda meningkatkan kualitas diri di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Menurutnya, kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi modal penting agar anggota organisasi mampu beradaptasi dan tetap memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Yang menentukan seseorang bisa bertahan atau justru tergilas oleh kemajuan zaman adalah kualitas dirinya,” tutur Andi.

Pesan ini sejalan dengan harapan FKPPI Samarinda untuk membangun organisasi yang tetap relevan dengan perkembangan masyarakat.

Selain meningkatkan kapasitas anggota, Andi mengingatkan FKPPI agar bijak menggunakan media sosial.

Ia meminta platform digital dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang benar, bukan menjadi ruang penyebaran hoaks dan narasi provokatif.

“Arus informasi sekarang sangat cepat. Karena itu, kita harus lebih kritis memilah mana informasi yang benar dan mana yang tidak, jangan sampai informasi yang provokatif justru memecah persatuan,” katanya.

Andi menilai masyarakat perlu menjaga kekompakan di tengah derasnya informasi digital yang tidak selalu dapat dipastikan kebenarannya.

“Bahkan kadang informasi yang ada cenderung provokatif dan memecah belah anak bangsa. Mari kita jaga bersama kekompakan dan persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Andi juga meminta FKPPI Samarinda memperkuat komunikasi dengan jajaran TNI dan Polri.

Sinergi imi dinilai penting untuk membantu menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Samarinda.

“Saya juga minta kepada pengurus FKPPI untuk bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kapolresta dan Dandim Samarinda,” katanya. (Abi)



Pasang Iklan
Top