
Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus, Jumat (28/8/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata tahun 2026 sebesar sekitar Rp 1,4 miliar dapat terlampaui.
Hingga akhir Juli 2026, realisasi PAD dari sektor pariwisata disebut telah mendekati Rp 1 miliar.
Capaian ini membuat Dispar Kukar optimistis penerimaan daerah dari sektor pariwisata masih dapat terus meningkat hingga akhir tahun.
Kepala Dispar Kukar, Awang Agus mengatakan, target PAD yang dibebankan kepada pihaknya tahun ini berada di kisaran Rp 1,4 miliar.
"Di semester pertama kita sudah menyentuh angka Rp 800 juta lebih. Kemudian sampai akhir Juli, pendapatan PAD kita hampir menyentuh Rp 1 miliar, untuk bulan ini kita belum merekap," ujar Awang Agus kepada KutaiRaya.com, Jumat (27/8/2026).
Dengan capaian ini, ia optimistis target PAD yang ditetapkan pemerintah daerah dapat terpenuhi, bahkan berpotensi melampaui target pada akhir 2026.
"Kami optimis di akhir tahun kita bisa melampaui target yang diberikan. Insyaallah," katanya.
Ia menyebutkan salah satu destinasi yang memberikan kontribusi besar terhadap PAD sektor pariwisata Kukar adalah Pantai Tanah Merah di Kecamatan Samboja.
"Karena tren masyarakat ke pantai itu saya lihat masih menjadi primadona untuk kunjungan rekreasi," tuturnya.
Menurutnya, jumlah kunjungan wisata biasanya mengalami peningkatan pada momentum tertentu, terutama saat masyarakat mendapatkan waktu libur panjang.
Ia mencatat peningkatan kunjungan terjadi pada awal tahun, saat libur Tahun Baru, kemudian kembali meningkat pada periode libur Lebaran dan libur sekolah.
"Kemarin ada peningkatan di Januari karena libur Tahun Baru. Kemudian meningkat juga di bulan Maret karena libur Lebaran yang cukup panjang. Setelah itu meningkat lagi di bulan Juni karena libur sekolah," tuturnya.
Ia memperkirakan tren kunjungan akan kembali meningkat jelang akhir tahun, terutama memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru.
Selain Pantai Tanah Merah, Dispar Kukar juga menaungi sejumlah destinasi wisata lainnya, di antaranya Tugu Equator di Marangkayu, Taman Temenggong di kawasan Bukit Biru, Pulau Kumala, Planetarium Jagad Raya serta Waduk Panji Sukarame.
Namun untuk kontribusi PAD, Pantai Tanah Merah masih menjadi salah satu yang paling menonjol.
"Yang saat ini masih banyak dari Pantai Tanah Merah," sebutnya.
Sementara itu, Pengelola Pantai Tanah Merah Samboja, Sugeng Hariyadi mengatakan, kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut masih menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi sepanjang 2026.
Berdasarkan pengecekan yang dilakukan, rata-rata penerimaan Pantai Tanah Merah berada di kisaran Rp 100 juta per bulan.
"Saya baru 8 bulan bertugas di sini. Sesuai arahan, kemarin saya coba cek. Kalau dihitung rata-ratanya, dalam satu bulan itu kurang lebih sekitar Rp100 juta," ujarnya.
Ia mengatakan, capaian ini terlihat dari akumulasi penerimaan sejak awal tahun, termasuk pada periode hingga Juni 2026.
Menurutnya, salah satu alasan Pantai Tanah Merah tetap menjadi tujuan wisata yang banyak dikunjungi adalah kawasan pantai yang cukup luas dan memiliki suasana alami.
"Semuanya dikelilingi pohon cemara, harapannya semoga Pantai ini bisa berkembang lebih baik," ucapnya. (*Zar)