• Senin, 17 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Memeriahkan HUT RI ke 80, PWI Kukar adakan Turnamen Biliar antar wartawan.(Dok.PWI Kukar)


KUKAR,(KutaiRaya.com): Tak ada suasana tegang seperti ketika wartawan mengejar narasumber atau berpacu dengan waktu menyelesaikan berita.

Kali ini, tawa dan obrolan justru mengisi sela-sela pertandingan, ketika puluhan wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara (Kukar) berkumpul di sekitar meja biliar untuk menikmati momen kebersamaan.

Turnamen biliar tersebut digelar PWI Kukar di Tahta Biliar, Jalan Belida, Tenggarong, Minggu (16/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Stik biliar bergantian berpindah tangan, ada peserta yang serius mengukur arah bidikan, ada pula yang lebih santai sembari berbincang dengan rekan-rekan di sekitarnya.

Persaingan tetap berjalan, tetapi suasana keakraban terasa lebih menonjol.

Bagi para wartawan, momen seperti ini menjadi kesempatan untuk bertemu tanpa harus membicarakan agenda liputan.

Kesibukan di lapangan sejenak berganti dengan permainan dan obrolan ringan bersama rekan seprofesi.

Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para wartawan untuk berkumpul di luar rutinitas jurnalistik.

"Kalau sehari-hari kan kita ketemu biasanya karena liputan, kejar berita, atau ada kegiatan. Nah, lewat acara seperti ini kita bisa santai dulu, ngobrol-ngobrol, ketawa bareng," ujar Awi, sapaan akrabnya.

Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk membuat kegiatan yang bisa mempertemukan para wartawan dalam suasana lebih santai.

Karena itu, kata dia, kegiatan yang digelar tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi juga memberikan ruang bagi anggota PWI Kukar untuk berinteraksi.

"Ini bukan cuma soal siapa yang menang, yang penting teman-teman bisa kumpul, suasananya enak, silaturahmi jalan, dan kita tetap kompak," ucapnya.

Sebelum turnamen biliar, PWI Kukar juga telah menggelar lomba domino pada Sabtu (15/8/2026).

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI yang dikemas dengan suasana santai dan melibatkan para wartawan.

Kebersamaan itu pun terasa di antara peserta, salah satunya Patrick, yang ikut mengambil bagian dalam turnamen biliar.

Ia mengaku menikmati suasana pertandingan karena bisa bertemu dengan rekan-rekan wartawan dalam suasana yang berbeda dari rutinitas pekerjaan.

"Seru sih, karena biasanya ketemu teman-teman dalam urusan kerja. Di sini bisa lebih santai, saling bercanda, sambil main. Jadi suasananya memang beda," tuturnya.

Menurutnya, pertandingan tetap membuat peserta bersemangat untuk menang, tetapi suasana kekeluargaan tidak hilang.

Justru dari permainan tersebut, kata dia, para peserta memiliki kesempatan untuk lebih banyak berinteraksi.

"Kalau soal menang atau kalah itu belakangan. Yang penting ramai dan teman-teman bisa kumpul. Apalagi momennya juga pas untuk merayakan kemerdekaan," ujarnya.

Pertandingan terus bergulir hingga memasuki babak akhir, suasana yang sejak awal cair mulai terasa lebih kompetitif ketika para peserta berusaha menjaga konsentrasi di setiap bidikan.

Satu per satu pertandingan berakhir, hingga akhirnya Sabri tampil sebagai peserta terbaik dan berhak menempati posisi pertama.

Di bawahnya, Ahmad Rifai mengamankan posisi kedua, sementara Sultan Alief menyusul di tempat ketiga.

Ketiganya menjadi nama yang berhasil membawa pulang hasil terbaik dari turnamen yang sejak awal tidak hanya mempertemukan peserta untuk beradu kemampuan, tetapi juga menjadi ajang berkumpul dan mempererat kebersamaan wartawan PWI Kukar. (kr)



Pasang Iklan
Top