
Pengukuhan Paskibraka Kota Balikpapan untuk Upacara HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada hari Sabtu (15/8/2026) malam.(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Balikpapan dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan kepada 39 Paskibrakan tersebut menjadi momentum penting bagi para pelajar terpilih yang akan membawa nama keluarga, sekolah, dan Kota Balikpapan dalam upacara kemerdekaan di Balai Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan menjadi Paskibraka bukan sekadar sebuah prestasi, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Atas izin dan doa para orang tua, semoga anak-anak bisa menjalankan tugas dengan baik dan lancar. Kalian harus berbangga karena dari sekian ribu anak di Balikpapan, kalian yang terpilih melalui seleksi yang luar biasa, baik dari kesiapan fisik maupun mental,” ujar Rahmad saat Pengukuhan Paskibraka Kota Balikpapan untuk Upacara HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026 malam.
Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, ketika menjalankan tugas di hadapan Sang Merah Putih, para Paskibraka diminta tidak menganggapnya sekadar kegiatan seremonial.
“Kalian tidak hanya menjalankan sebuah tugas seremonial. Kalian membawa nama keluarga, sekolah, dan Kota Balikpapan. Karena itu, laksanakan tugas dengan penuh konsentrasi, ketenangan, disiplin, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Rahmad menjelaskan, proses menjadi Paskibraka juga merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Para anggota dilatih untuk memiliki kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, ketekunan serta kemampuan mengutamakan kepentingan bersama.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, diharapkan tidak berhenti selama masa latihan maupun saat bertugas pada upacara 17 Agustus. Karakter yang terbentuk harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
“Jadilah generasi muda yang mampu menjadi teladan, baik di sekolah, di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat,” pesannya.
Rahmad juga mengingatkan para Paskibraka bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang para pahlawan. Tugas generasi muda adalah mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, karya, prestasi dan kontribusi positif bagi bangsa.
Selain 39 anggota Paskibraka tingkat Kota Balikpapan, lima pelajar juga mendapat kepercayaan mewakili Balikpapan sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Kelima pelajar tersebut yakni Aryasuta Samudrapati Riyanto dan Aira Azizah Hermanda dari SMA Negeri 5 Balikpapan; Satrya Azril Pratama dari SMA Negeri 2 Balikpapan; Fadhillah Putri Shabrina Ardani dari SMA Negeri 1 Balikpapan; serta Imazda Rezoque Sharomova dari SMA Negeri 7 Balikpapan.
Rahmad menyampaikan apresiasi kepada kelima pelajar tersebut dan berpesan agar menjaga nama baik Balikpapan selama menjalankan tugas di tingkat provinsi.
“Jaga nama baik daerah, jaga sikap, tunjukkan kedisiplinan, dan berikan kemampuan terbaik,” pesannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, pembina, instruktur, panitia dan orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses seleksi hingga pelatihan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan pengukuhan menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan 39 pelajar melewati seluruh tahapan seleksi.
Menurutnya, kesempatan menjadi Paskibraka merupakan pengalaman yang akan menjadi kenangan penting sepanjang hidup para pelajar tersebut.
“Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada 39 Paskibraka yang telah berhasil melalui tahap seleksi. Ini menjadi kebahagiaan dan kegembiraan bagi mereka karena bisa menjalankan tugas pada 17 Agustus nanti di Balai Kota Balikpapan,” kata Bagus.
Ia berharap keberhasilan para Paskibraka dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kota Balikpapan. Menurutnya, prestasi dapat diraih melalui proses yang membutuhkan disiplin, tanggung jawab dan kerja keras. “Mudah-mudahan ini menginspirasi seluruh pelajar di Kota Balikpapan," katanya.
Dengan disiplin, tanggung jawab dan kerja keras, tidak ada yang mudah dan tidak ada yang sulit. Ini menjadi prestasi yang bisa dibanggakan oleh orang tua masing-masing. (Las)