
Tim SMAN 3 Balikpapan dengan SMKN 1 Balikpapan bertanding pada pembukaan AXIS National Cup 2026 digelar di Auditorium STT Migas Balikpapan, terhitung dari hari Jumat (7/8/2026).(Foto:Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Selama tiga hari, AXIS National Cup (ANC) 2026 digelar di Auditorium STT Migas Balikpapan, terhitung dari hari Jumat hingga Minggu (7-9 Agustus 2026). Sebanyak 42 tim dari 39 SMA dan SMK sederajat ikut ambil bagian dalam laga yang mengusung tagline Laga Para Juara.
Peserta tidak hanya berasal dari Kota Balikpapan, melainkan sekolah dari Penajam Paser Utara, Samboja hingga Bontang turut meramaikan kompetisi tersebut.
Persaingan di Balikpapan menjadi penting karena juara pertama tidak hanya membawa pulang gelar. Tim terbaik juga mendapat tiket untuk melanjutkan perjuangan ke babak regional di Banjarmasin. Dari tingkat regional, perjalanan berlanjut menuju Jakarta.
Regional Brand Communication and Community AXIS, Daniel Ricardus Siagian, mengatakan mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan jalur kompetisi yang lebih luas bagi pemain muda.
“Kita berharap acara ini muncul bibit-bibit unggul yang ke depannya nanti berlanjut menjadi pemain timnas futsal Indonesia dan mengembangkan karier, khususnya di futsal,” kata Daniel, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurut Daniel, ANC bukan kompetisi yang baru digelar. Ajang tersebut telah berjalan secara berkelanjutan sejak 2023 dan menjadi ruang bagi pelajar SMA dan SMK sederajat untuk mendapatkan pengalaman bertanding dalam kompetisi futsal. “Semua SMA-SMK sederajat bisa bergabung untuk berpartisipasi di AXIS National Cup ini,” ujarnya.
Untuk ANC 2026 di Balikpapan, penyelenggara menetapkan dua tim sebagai juara pertama dan kedua. Namun, hanya juara pertama yang berhak mewakili Balikpapan ke babak regional di Banjarmasin. "Laga ini ada dua juara, juara satu dan dua, tapi yang melanjutkan ke Banjarmasin adalah satu sekolah, yaitu juara pertama,” jelasnya.
Kompetisi resmi dibuka Head of Sales AXIS Kalimantan Timur, Tengah dan Utara, Ericson Silitonga. Pembukaan ditandai laga SMKN 1 Balikpapan melawan SMAN 3 Balikpapan.
Ericson menilai ANC dapat menjadi ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui olahraga. Ia meminta para peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan.
“Semoga acara ini menjadi acara semangat dan sportivitas buat seluruh sekolah SMA dan SMK se-Balikpapan, khususnya juga keseluruhan Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Ia juga berharap pemain yang berhasil menjadi juara mampu membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
“Kalau kalian menang, saya doakan juga bisa sampai ke Jakarta membawa nama baik Kalimantan Timur dan khususnya Kota Balikpapan,” kata Ericson.
Tak hanya persaingan di dalam lapangan, atmosfer ANC 2026 turut dipanaskan dukungan para suporter. Masing-masing sekolah datang dengan yel-yel dan sorakan khas yang menggema di arena pertandingan.
Suporter menjadi bagian dari warna kompetisi, sekaligus memberikan energi tambahan bagi pemain yang berlaga. Semangat tersebut berpadu dengan pesan utama turnamen, yakni menjunjung tinggi sportivitas.
Bagi AXIS, dukungan terhadap olahraga pelajar juga menjadi bagian dari perhatian terhadap generasi muda. Daniel mengatakan AXIS ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan potensi dan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan positif.
Dengan kompetisi yang melibatkan puluhan sekolah dan jalur berjenjang hingga tingkat nasional, ANC 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar antarsekolah. Turnamen ini menjadi salah satu ruang untuk menemukan pemain muda yang berpotensi berkembang dan suatu saat membawa nama Kalimantan Timur bahkan Indonesia di pentas futsal yang lebih tinggi. (Las)