• Selasa, 25 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Lahan yang telah dipadamkan oleh petugas, Jumat (7/8/2026).(Foto: Dok. Disdamkarmatan Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kebakaran lahan melanda kawasan Jalan Ajo RT 07, Kelurahan Sanipah, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar).

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Kebakaran tersebut masih ditangani petugas gabungan karena sejumlah titik api masih muncul.

Bahkan, proses pemadaman berlangsung sejak pagi dengan kondisi medan yang cukup sulit dan minim sumber air.

Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Samboja, H. Saharuddin mengatakan, petugas mulai melakukan penanganan sejak sekitar pukul 10.00 WITA.

"Ini sudah sekitar 10 hektare. Kami masih berupaya memadamkan api karena titik api masih ada," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, dugaan sementara kebakaran berasal dari sisa pembakaran yang kemudian merambat ke lahan lainnya.

Namun, pihaknya masih melakukan penanganan dan belum dapat memastikan penyebab kebakaran secara keseluruhan.

"Pemilik lahan tidak ada membakar. Dia baru pindah, kemudian sisa-sisa pembakaran itu terbang ke sini," tuturnya.

Lokasi kebakaran berada di kawasan yang didominasi perkebunan sawit dan berada di sepanjang jalan poros menuju PT AJP.

Meskipun di sekitar kawasan tersebut ada sejumlah rumah, tapi hingga saat ini tidak ada bangunan maupun rumah warga yang terdampak.

"Karena ini jalan poros menuju PT AJP, kebanyakan kebun sawit di sini. Tapi rumah tidak ada yang terdampak, aman," katanya.

Proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala.

Salah satunya kondisi akses menuju titik api yang sulit dilalui kendaraan pemadam sehingga petugas harus membuat jalur untuk mendekati lokasi.

Selain akses, ketersediaan sumber air juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman.

Kondisi di lapangan membuat petugas harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan pasokan air.

"Kalau untuk saat ini masih ada air, cuma sudah sampai lumpur-lumpur yang tersedot," ujarnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah personel dikerahkan, mulai dari Damkar Samboja 5 personel.

Mereka dibantu 3 personel TNI, 3 personel Polri, Ketua LPM Kelurahan Sanipah, lurah beserta staf, serta pihak Pertamina, PT AJP dan Manggala Agni.

Untuk mendukung pemadaman, Damkar mengerahkan satu unit kendaraan beserta pompa kecil.

Manggala Agni dan Pertamina masing-masing turut menurunkan satu unit, sedangkan PT AJP mengerahkan satu unit tangki berkapasitas sekitar 5.000 liter.

Ia mengatakan, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan titik api dapat dipadamkan dan tidak kembali meluas.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih di tengah kondisi kemarau yang membuat lahan lebih mudah terbakar.

"Kita harus saling bekerja sama. Masyarakat yang sering membakar supaya sadar, karena bisa merugikan kebun tetangga dan lingkungan sekitar," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Samboja, Muhammad Yazid membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengemukakan, beberapa personel dari Polsek Samboja turut diturunkan untuk membantu pemadaman.

"Kami kerahkan beberapa personel untuk ikut melakukan pemadaman, saat ini kami masih melakukan penyelidikan atas penyebab kejadian tersebut," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top