• Selasa, 25 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Anggota DPRD Kalimantan Timur, Baharudin Demmu, Selasa (4/8/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan kawasan menuju Jembatan Panrita Lopi mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kalimantan Timur, Baharudin Demmu. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Dirinya mengatakan, DPRD menyambut baik gagasan yang disampaikan Kepala Dinas terkait mengenai pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, akses yang lebih baik merupakan harapan masyarakat karena dapat mempermudah mobilitas sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi.

"Kami tentu menyambut baik apabila rencana itu bisa direalisasikan. Apa yang disampaikan kepala dinas merupakan harapan masyarakat di sana, terutama untuk meningkatkan aksesibilitas," ujarnya, Selasa (4/8/26).

Ia menilai, kondisi jalan menuju kawasan tersebut saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, masih terdapat beberapa ruas yang perlu mendapat perbaikan agar perjalanan menuju lokasi wisata semakin nyaman.

"Kalau jalannya sekarang alhamdulillah sudah baik, tinggal beberapa ruas saja yang perlu dibenahi. Untuk menarik wisatawan, tentu akses jalan harus bagus dan fasilitas pendukung pariwisatanya juga harus memadai," katanya.

Meski mendukung pembangunan jembatan, ia mengingatkan, proyek tersebut memerlukan kajian yang matang, terutama dari sisi kebutuhan anggaran. Menurutnya, panjang bentang jembatan menuju Panrita Lopi diperkirakan cukup besar sehingga membutuhkan biaya pembangunan yang tidak sedikit.

Ia mencontohkan, pembangunan jembatan di Santan Hulu yang sempat menjadi perhatian publik karena nilai investasinya cukup besar. Karena itu, pembangunan jembatan menuju Panrita Lopi harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah maupun dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

"Kalau memang itu yang dimaksud, kami tentu setuju. Tetapi tetap harus dihitung berapa kebutuhan anggarannya. Jaraknya cukup jauh, sehingga biaya pembangunannya pasti besar. Sebagai perbandingan, pembangunan jembatan di Santan Hulu saja membutuhkan anggaran yang besar, apalagi jika membangun jembatan dengan bentang yang lebih panjang," jelasnya.

Dirinya menegaskan, DPRD pada prinsipnya mendukung setiap pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, menurutnya, aspek pembiayaan harus menjadi perhatian utama agar proyek yang direncanakan dapat direalisasikan secara bertahap dan tidak membebani kemampuan fiskal daerah.

"Pada prinsipnya kami mendukung. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mencari sumber pendanaannya sehingga rencana pembangunan ini benar-benar bisa diwujudkan," pungkasnya. (*Yud)

Pasang Iklan
Top