• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi rumah warga di Kampung Baru Pasca Kebakaran, Sabtu (18/7/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan akan melakukan revitalisasi rumah warga yang terdampak kebakaran di Kampung Baru, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (18/7/2026).

Ia menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan seluruh kebutuhan korban dapat cepat terpenuhi, mulai dari tempat tinggal, perlengkapan sekolah, dokumen kependudukan, hingga dukungan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian.

"Hari ini kita melihat langsung lokasi kebakaran yang terjadi kemarin di Kelurahan Kampung Baru. Ada 8 rumah yang hangus total, 3 rumah terdampak, dan 1 rumah mengalami kerusakan. Pemerintah daerah memastikan hadir di tengah masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujarnya kepada awak media.

Seluruh program yang dimiliki pemerintah daerah akan dioptimalkan untuk membantu proses pemulihan para korban agar dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

"Prioritas utama kita sekarang adalah bagaimana warga bisa kembali menjalani kehidupan sehari-hari. Anak-anak yang bersekolah tetapi kehilangan seragam dan perlengkapan sekolah akan kita bantu. Warga yang memiliki usaha juga kita upayakan agar bisa segera kembali berusaha. Begitu juga dokumen-dokumen penting yang hilang, akan kita bantu proses pemulihannya secepat mungkin," ucapnya.

Ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang sejak awal terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Polres Kukar, Kodim 0906 Kukar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga para relawan.

"Harapan kami, kolaborasi seluruh pihak ini bisa mempercepat proses pemulihan korban pascakebakaran," katanya.

Pemkab Kukar juga memastikan rumah warga yang terbakar akan dibangun kembali melalui program revitalisasi yang dikoordinasikan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar.

"Tadi sudah kami instruksikan untuk segera mengeksekusi program tersebut sehingga rumah bapak dan ibu yang terdampak kebakaran bisa dibangun kembali. Mekanismenya nanti akan dibahas bersama lurah dan camat agar pelaksanaannya sesuai dengan regulasi yang berlaku," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Baru, Bayu Ramanda Bani Nugraha melaporkan berdasarkan pendataan sementara terdapat 8 rumah yang hangus terbakar, 1 rumah mengalami rusak berat, dan 3 rumah lainnya terdampak.

"Total ada 16 kepala keluarga dengan 58 jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini," ujarnya.

Ia menjelaskan sebagian besar korban sementara mengungsi di rumah kerabat terdekat yang lokasinya masih berada di sekitar lingkungan Kampung Baru.

"Ada yang menumpang di rumah seberang jalan, ada juga yang tinggal di sekitar Tambak Rel. Jadi ketika ada penyaluran bantuan, penjangkauannya cukup mudah karena mereka masih berada di sekitar sini," ujarnya.

Terkait rencana revitalisasi rumah, pihak kelurahan akan membantu proses pendampingan administrasi dan koordinasi dengan instansi terkait.

"Tadi Pak Bupati sudah langsung menghubungi Kepala Disperkim. Kami dari kelurahan hanya memfasilitasi dan melakukan pendampingan. Untuk teknis pelaksanaannya nanti akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait," ucapnya. (*Zar)

Pasang Iklan
Top