• Rabu, 15 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi salah satu rumah yang terdampak longsor di Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (14/7/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Bencana longsor terjadi di Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Akibat kejadian tersebut, 2 rumah mengalami kerusakan dan 3 kepala keluarga (KK) atau 5 jiwa terdampak.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Pemerintah Desa Embalut bergerak cepat melakukan penanganan awal dengan mengevakuasi barang-barang milik warga, serta mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi longsor agar meningkatkan kewaspadaan.

Sekretaris Desa (Sekdes) Embalut, Ridwan mengatakan, keselamatan warga menjadi prioritas utama setelah terjadinya longsor.

Pihak desa juga akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi kawasan tersebut, apakah masih berpotensi terjadi longsor susulan atau sudah dinyatakan aman, sehingga langkah penanganan berikutnya bisa segera dilakukan.

"Kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi longsor kami mengimbau agar berhati-hati," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Selasa (14/7/2026).

Selain berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Pemerintah Desa Embalut juga akan berupaya mencari dukungan anggaran guna membantu warga yang terdampak bencana.

"Dari desa juga nanti akan berupaya mencari dana untuk membantu masyarakat terdampak. Tentunya hal ini juga akan dikoordinasikan bersama Kepala Desa agar bantuan bisa segera disalurkan," katanya.

Ia menjelaskan, seluruh barang berharga milik warga yang terdampak telah lebih dulu diamankan agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.

"Material rumah dan perabotan yang masih bisa diselamatkan sudah kami amankan. Semua sudah dilepas dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman," katanya.

Sedangkan warga yang rumahnya terdampak longsor untuk sementara waktu mengungsi ke rumah sanak keluarga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Untuk para korban, sementara mereka tinggal di rumah keluarganya yang berada di sekitar desa dan tidak terdampak longsor. Jadi mereka mengungsi ke tempat keluarga terlebih dahulu," ujarnya.

Berdasarkan data sementara Pemerintah Desa Embalut, longsor menyebabkan 2 unit rumah mengalami kerusakan, disertai kerusakan pada bangunan dan perabotan rumah tangga. (*Zar)



Pasang Iklan
Top