
Suasana Interview di Job Fair Kukar 2026,Selasa (14/7/2026), (foto:Achmad Nizar/KutaiRaya).
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Sebanyak 20 perusahaan dari berbagai sektor industri ambil bagian dalam kegiatan Job Fair Kutai Kartanegara (Kukar) 2026.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan kali ini tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga langsung mengumumkan hasil seleksi wawancara dalam waktu dua hari pelaksanaan.
Kegiatan Job Fair berlangsung pada 14-15 Juli 2026, di Putri Karang Melenu (PKM).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kukar, Dendy Irawan mengatakan, perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, perkebunan, jasa penyedia tenaga kerja, retail, pembiayaan, jasa komunikasi, penyedia makanan hingga penjualan kendaraan.
"Ya, ada 20 perusahaan yang ikut berpartisipasi," ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan dari total pendaftar yang mengikuti proses seleksi administrasi, sebanyak 196 pencari kerja dinyatakan lolos tahap pemberkasan dan berhak mengikuti wawancara selama 2 hari.
"Insyaallah pada tanggal 15 Juli, sekitar pukul 15.30 WITA, kita akan melakukan cut off sekaligus mengumumkan hasil wawancara dari 20 perusahaan yang mengikuti kegiatan ini," ujarnya.
Ia mengaku optimistis sebagian besar peserta yang berhasil melewati tahapan wawancara akan memperoleh kesempatan bekerja.
"Paling tidak dari hasil pengumuman tersebut, sekitar 80 persen peserta yang lolos wawancara, insyaallah apabila memenuhi seluruh persyaratan, akan mendapatkan penempatan di salah satu dari 20 perusahaan tersebut," katanya.
Kendati demikian, ia mengingatkan peserta yang dinyatakan lolos belum sepenuhnya diterima bekerja.
Mereka masih harus menjalani beberapa tahapan lanjutan sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.
"Biasanya masih ada 2 sampai 3 tahapan lagi yang harus dijalani. Yang paling penting, mereka harus menjaga kondisi kesehatan karena setiap perusahaan tetap akan melakukan Medical Check Up (MCU) sebelum penempatan kerja dilakukan," tambahnya.
Sementara itu Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, pelaksanaan Job Fair tahun ini menghadirkan konsep yang lebih efektif karena hasil seleksi dapat diketahui lebih cepat.
"Job Fair tahun ini agak berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada saat pelaksanaan Job Fair kita sudah bisa mengumumkan berapa orang yang diterima bekerja," ujarnya.
Ia mengemukakan, tahun lalu jumlah pelamar mencapai lebih dari seribu orang, namun hanya 26 orang yang berhasil diterima bekerja.
Sedangkan tahun ini ada 1.176 pendaftar, tetapi hanya 196 orang yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti wawancara.
"Artinya masih ada selisih sekitar 980 orang yang belum lolos pemberkasan. Dari 196 orang tersebut, hari ini akan mengikuti walkin interview, kemudian besok akan diumumkan berapa orang yang diterima oleh perusahaan-perusahaan yang mengikuti Job Fair ini," tuturnya.
Ia berharap ke depan, kesenjangan kompetensi antara pelamar dengan kebutuhan perusahaan bisa semakin kecil.
Ia bakal mencari tahu di mana letak permasalahannya sehingga pada pelaksanaan Job Fair berikutnya jumlah peserta yang lolos pemberkasan tidak berbeda terlalu jauh dengan jumlah pendaftar.
"Tentu kita berharap semakin banyak masyarakat Kukar yang dapat diterima bekerja melalui Job Fair ini," ucapnya. (*zar)