
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Sabtu (4/7/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Di tengah efisiensi anggaran saat ini, Kontingen Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap menyatakan kesiapan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Tahun 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi Dispora Kukar, dikarenakan ada 3 agenda bergengsi yang akan hadir di Tahun 2026, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri Kaltim, Porprov Kaltim dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kaltim.
Dalam waktu dekat, Porprov Korpri menjadi agenda pertama yang akan dilakukan, sebelum agenda Porprov Kaltim dan Peparprov Kaltim.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, berdasarkan agenda yang telah disusun, Porprov Korpri tahun 2026 direncanakan digelar di Kabupaten Kutai Timur.
Namun hingga kini, pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan antara Korpri Provinsi Kaltim dan pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
"Memang sesuai agenda, tahun ini Porprov Korpri akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur. Namun sampai saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Korpri Provinsi Kaltim dan pihak Kabupaten Kutai Timur. Saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama provinsi," ujarnya kepada KutaiRaya.com usai acara pelantikan Universal Line Dance di Pendopo Bupati Kukar, Sabtu (4/7/2026).
Meskipun begitu, ia menegaskan Badan Pembina Olahraga Korpri (Baporkorpri) Kabupaten Kukar tetap melakukan berbagai persiapan.
Para atlet yang berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) mulai menjalani persiapan untuk menghadapi cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan.
"Intinya dari Baporkorpri Kabupaten Kukar, para atlet yang berstatus ASN dan P3K saat ini sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai cabang olahraga yang biasanya dipertandingkan. Insyaallah dari sisi kesiapan atlet kami siap," katanya.
Ia mengaku tantangan terbesar saat ini masih pada keterbatasan anggaran.
Kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi membuat seluruh persiapan harus dilakukan secara cermat dan efektif.
"Kami di Dispora tetap berupaya mempersiapkan seluruh kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov, terutama dari sisi anggaran. Kita mengetahui bersama bahwa kondisi anggaran saat ini memang tidak sedang baik-baik saja. Namun insyaallah kami akan memaksimalkan kemampuan yang ada dan menjalin kerja sama dengan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang memiliki atlet untuk bersama-sama mendukung keberangkatan kontingen Kukar," ucapnya.
Ia menambahkan persiapan atlet di masing-masing Cabor sudah mulai dilakukan.
Komposisi tim secara umum masih mempertahankan atlet-atlet yang sebelumnya memperkuat Kukar, namun tahun ini akan ada sejumlah perubahan seiring bertambahnya atlet potensial dari kalangan P3K.
"Kurang lebih komposisi atlet masih sama seperti sebelumnya. Hanya saja tahun ini ada perombakan tim karena dengan diangkatnya P3K, tentunya menambah kekuatan baru bagi daerah kita. Ini menjadi potensi yang sangat baik untuk meningkatkan prestasi Kukar di Porprov Korpri 2026," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang ASN dari cabor balap sepeda, Irwansyah mengaku siap untuk membawa nama Kukar ke ajang Porprov Korpri Kaltim 2026.
"Saya pasti siap mengikuti Porprov Korpri 2026 apabila dipercaya kembali membela Kabupaten Kukar. Sebagai atlet sekaligus ASN, kami tentu ingin memberikan yang terbaik untuk daerah," ujarnya.
Semangatnya tidak akan surut meskipun saat ini pemerintah tengah menghadapi efisiensi anggaran.
Baginya, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan motivasi berprestasi.
"Kami memahami kondisi anggaran saat ini. Namun sebagai atlet, tugas kami adalah terus berlatih dan mempersiapkan diri semaksimal mungkin," tuturnya. (*Zar)