
Kabag Kesra Kukar, Fathul Alamin, Rabu (13/5/2026).(Foto: dok. KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026 memasuki tahapan baru.
Setelah masa pendaftaran resmi ditutup pada 19 Juni 2026 lalu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kini mulai melakukan proses verifikasi ribuan berkas yang telah diajukan para calon penerima.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Fathul Alamin mengatakan, untuk proses verifikasi akan berlangsung sejak penutupan pendaftaran hingga 7 Juli 2026.
Seluruh dokumen yang telah diunggah peserta akan diperiksa secara menyeluruh, sebelum dilakukan penetapan penerima beasiswa.
"Sejak pendaftaran ditutup pada 19 Juni kemarin hingga 7 Juli nanti, kami fokus melakukan verifikasi seluruh dokumen yang sudah diunggah oleh para pendaftar melalui website beasiswa," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Senin (29/6/2026).
Ia menerangkan awalnya pendaftaran dijadwalkan akan berakhir pada 6 Juni 2026, namun melalui arahan Bupati Kukar, masa pendaftaran diperpanjang hingga 19 Juni 2026 karena masih ada beberapa kategori beasiswa yang jumlah pendaftarnya belum memenuhi target.
Salah satu kategori yang masih minim peminat saat itu dari Beasiswa Stimulan S1.
Menurutnya, kondisi ini disebabkan pelaksanaan program Beasiswa Gratispol dari Pemprov Kaltim yang berlangsung pada waktu bersamaan.
"Awalnya pendaftaran memang ditutup tanggal 6 Juni. Namun kami perpanjang sampai 19 Juni karena ada beberapa kategori yang pendaftarnya masih sedikit, terutama Beasiswa Stimulan S1. Saat itu bersamaan dengan program Gratispol dari Pemprov Kaltim. Harapannya, mahasiswa yang belum lolos di program tersebut masih memiliki kesempatan mendaftar di Beasiswa Kukar Idaman Terbaik," ucapnya.
Selama tahap pendaftaran terkumpul 5.497 proposal masuk untuk seluruh kategori beasiswa.
Jumlah ini dimulai dari kategori murid SMA, mahasiswa S1, hingga beasiswa prestasi bagi santri pondok pesantren.
"Total proposal yang kami terima sebanyak 5.497 untuk seluruh kategori. Saat ini semuanya sedang kami verifikasi sesuai kuota yang telah ditetapkan," katanya.
Untuk beasiswa prestasi akademik, penilaian akan mempertimbangkan peringkat murid di sekolah.
Sedangkan untuk kategori prestasi nonakademik, penilaian dilakukan berdasarkan capaian dan penghargaan yang pernah diraih peserta.
"Tahap pertama kami melihat kelengkapan persyaratan administrasi. Setelah itu dilakukan pemeringkatan sesuai kategori beasiswa, misalnya prestasi akademik berdasarkan ranking di kelas, sedangkan prestasi nonakademik dinilai dari piagam atau penghargaan yang dimiliki. Setelah diperingkat, baru kami tetapkan sesuai jumlah kuota," tuturnya.
"Alhamdulillah, setelah masa pendaftaran diperpanjang, seluruh kategori sudah terpenuhi, bahkan jumlah pendaftarnya sudah melebihi kuota yang tersedia," tambahnya.
Pada tahun 2026, Pemkab Kukar menyediakan total sekitar 7.200 kuota beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan.
Namun, angka ini berbeda dengan jumlah pendaftar yang masuk karena terdapat program beasiswa santri yang penyalurannya tidak melalui mekanisme pendaftaran terbuka.
Ia menyebutkan, terdapat 3.500 santri akan menerima beasiswa melalui data yang ditetapkan langsung oleh Kementerian Agama, sehingga bantuan tersebut disalurkan tanpa proses registrasi melalui portal beasiswa.
"Total kuota beasiswa tahun ini sekitar 7.200 penerima. Memang pendaftar yang masuk hanya 5.497 karena ada sekitar 3.500 kuota beasiswa santri yang disalurkan langsung berdasarkan data dari Kementerian Agama tanpa melalui pendaftaran online," tuturnya.
Sementara itu salah seorang pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Kemas Islami Pasha berharap, bisa menjadi salah satu penerima bantuan pendidikan tersebut.
Menurutnya, program beasiswa dari Pemkab Kukar sangat membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan.
Ia mengatakan, biaya kuliah yang harus dibayarkan setiap semester menjadi tantangan bagi sebagian mahasiswa.
Sehingga kehadiran program beasiswa dinilai mampu meringankan beban ekonomi, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih fokus menyelesaikan studi.
"Saya sudah mendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik dan berharap bisa menjadi salah satu penerima. Beasiswa ini sangat membantu kami sebagai mahasiswa, terutama untuk membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) maupun kebutuhan kuliah lainnya," ujarnya.
Menurutnya, tidak semua mahasiswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang mapan.
Sehingga ia berharap proses seleksi dapat berjalan objektif sehingga mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bisa memperoleh bantuan pendidikan tersebut.
"Tidak semua mahasiswa memiliki kondisi ekonomi yang baik. Masih banyak teman-teman yang berasal dari keluarga kurang mampu. Harapan saya, mereka yang memang membutuhkan bisa mendapatkan beasiswa ini, sehingga tidak lagi terbebani memikirkan biaya kuliah setiap semester dan dapat lebih fokus menyelesaikan pendidikannya," ucapnya. (*zar)