• Kamis, 25 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat meninjau langsung kondisi abrasi pantai yang terjadi di kawasan pesisir Payung-Payung, Senin (8/6/26).


BERAU, (KutaiRaya.com): Komitmen Pemkab Berau dalam menjaga kawasan pesisir dan melindungi masyarakat kepulauan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, ke Kampung Payung-Payung, Pulau Maratua.

Dalam agenda tersebut, Bupati meninjau langsung kondisi abrasi pantai yang terjadi di kawasan pesisir Payung-Payung. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menyusun langkah percepatan penanganan bersama instansi terkait.

Saat berada di lokasi, Sri Juniarsih meninjau bronjong penahan ombak yang selama hampir dua dekade menjadi pelindung kawasan pantai.

Seiring usia konstruksi yang telah mencapai sekitar 19 tahun, sejumlah bagian bronjong terlihat mengalami penurunan fungsi sehingga memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut.

“Umur bronjong sekitar 19 tahun. Sudah waktunya memang dilakukan penanganan abrasi di sana,” ujar Sri Juniarsih, Senin (8/6/26).

Menurutnya, keberadaan infrastruktur perlindungan pantai sangat penting untuk menjaga kawasan pesisir dari dampak abrasi yang dapat mengancam lingkungan, permukiman warga, hingga fasilitas umum.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Sri memastikan persoalan abrasi di Kampung Payung-Payung masuk dalam daftar prioritas yang akan segera dikomunikasikan kepada pemerintah dan instansi yang memiliki kewenangan dalam penanganannya.

“Akan kita komunikasikan dengan pihak terkait. Karena ini bukan kewenangan pemerintah daerah dan akan segera bersurat agar bisa lebih cepat tertangani,” tegasnya.

Pemkab Berau, lanjutnya, akan terus membangun koordinasi dan komunikasi intensif agar usulan penanganan abrasi dapat segera memperoleh perhatian dan masuk dalam program pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun provinsi.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat Kampung Payung-Payung merupakan salah satu kawasan strategis di Pulau Maratua yang memiliki potensi wisata unggulan.

Ia menyebut, keberadaan pelindung pantai yang memadai tidak hanya berfungsi menjaga kawasan pesisir, tetapi juga mendukung keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat setempat.

Melalui kunjungan kerja ke wilayah kepulauan, Sri Juniarsih menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk terus hadir mendengarkan aspirasi masyarakat, memetakan berbagai persoalan di lapangan, serta memperjuangkan solusi melalui sinergi lintas instansi dan pemerintah yang berwenang.

“Dengan langkah tersebut, kita harapkan penanganan abrasi di Kampung Payung-Payung dapat segera direalisasikan sehingga memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat serta menjaga kelestarian kawasan pesisir Pulau Maratua sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau,” tandasnya. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top