• Selasa, 21 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kunjungan Wabup Kukar Bersama DPRD dan Dirut PDAM Tirta Mahakam di Muara Jawa (Foto: Dok. Instagram H.Rendi Solihin)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Keterbatasan sumber air baku masih menjadi tantangan utama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal ini disampaikan Direktur Utama PDAM Tirta Mahakam Kukar, Suparno, Sabtu (18/4/2026).

Ia mengemukakan, wilayah tersebut tidak memiliki sumber air permukaan.

“Muara Jawa ini tidak memiliki air permukaan, sehingga selama ini mengandalkan sumur dalam. Itu pun kapasitasnya terbatas, sehingga belum semua masyarakat bisa menikmati layanan air bersih secara maksimal,” kata Suparno.

Ia mengatakan, kondisi geografis Muara Jawa yang berada di wilayah pesisir membuat ketersediaan air tawar menjadi terbatas.

Air tanah yang tersedia pun tidak bisa sepenuhnya diandalkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga.

Sebagai solusi jangka menengah, PDAM Tirta Mahakam berencana mengintegrasikan jaringan distribusi air dari wilayah Samboja ke Muara Jawa.

Samboja dinilai memiliki potensi sumber air yang lebih baik karena didukung keberadaan waduk.

“Ke depan, kita akan mengalirkan air dari Samboja ke Muara Jawa melalui pembangunan jaringan pipanisasi hingga ke Desa Muara Sembilang. Jika ini selesai, ada potensi sekitar 800 pelanggan bisa terlayani dari suplai Samboja,” ucapnya.

Program ini diharapkan dapat direalisasikan melalui dukungan anggaran pemerintah, baik dari APBD maupun melalui dinas terkait pada tahun 2026.

Selain itu, PDAM juga telah menyiapkan sumur dalam tambahan sebagai langkah alternatif untuk memperkuat pasokan air di Muara Jawa.

“Sumur dalam tetap kita fungsikan, tapi memang terbatas. Jadi solusi utamanya tetap integrasi jaringan dengan Samboja serta penambahan kapasitas produksi di sana,” tambah Suparno.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, memastikan pemerintah daerah terus mendorong percepatan realisasi program tersebut.

Setelah melakukan peninjauan lapangan, ia optimistis distribusi air bersih ke masyarakat Muara Jawa dapat segera ditingkatkan.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Harapannya, dengan langkah-langkah yang dilakukan, masyarakat Muara Jawa bisa segera menikmati layanan air bersih yang lebih baik,” tuturnya.

Pemerintah daerah menargetkan proyek penguatan distribusi air ini dapat mulai direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga persoalan air bersih yang selama ini dikeluhkan warga dapat teratasi secara bertahap. (Dri)



Pasang Iklan
Top