
Karateker Ketua PSAWI Kukar, Mahmudin.(Foto: Dok. PSAWI Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kukar terus berupaya meningkatkan kesiapan atlet menghadapi Porprov Kaltim 2026.
Melalui ekspos cabor dari KONI Kukar, PSAWI Kukar mengusulkan anggaran sekitar Rp 100 juta untuk mendukung sarana dan prasarana (sarpras) pertandingan.
Karateker Ketua PSAWI Kukar, Mahmudin menerangkan, usulan tersebut sudah disampaikan kepada Dispora Kukar dan kini tinggal menunggu realisasi dari pemerintah daerah.
"Kita sudah lakukan ekspose tentang alat tanding, kita juga sudah ketemu dengan Dispora. Usulan kita sudah masuk, tinggal tunggu realisasi saja. Mana yang akan direalisasikan oleh pemerintah daerah, kita terima dengan kondisi yang ada, apapun itu," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (14/4/2026) kemarin.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tetap memaksimalkan fasilitas yang ada. Sejumlah bantuan juga telah diterima, termasuk dari Pengprov PSAWI Kaltim berupa papan seluncur yang kini digunakan untuk latihan dan kebutuhan atlet.
"Kalau sekarang kita gunakan fasilitas yang ada, kita manfaatkan. Kemarin juga ada bantuan papan seluncur dari Pengprov, itu yang kita pakai," katanya.
Untuk kebutuhan operasional, terutama penggunaan speedboat, PSAWI Kukar masih mengandalkan biaya swadaya. Bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi kebutuhan utama sementara ini ditanggung terlebih dahulu oleh pengurus.
"Untuk operasional, kita pakai BBM buat speedboat. Sementara ini masih kita talangi dulu. Alhamdulillah kalau nanti ada penggantian, ya kita syukuri," imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan dana hasil kegiatan sebelumnya, seperti kejuaraan Pra Porprov dan dukungan dari Pengprov, guna menopang operasional organisasi dan pembinaan atlet.
Terkait besaran anggaran yang diusulkan, ia menyebutkan jumlahnya tidak besar karena difokuskan hanya untuk kebutuhan pertandingan.
"Kira-kira sekitar Rp100 juta, tidak sampai itu sebenarnya. Kalau mau penuhi semuanya tentu miliaran, tapi kita realistis saja. Kita hanya usulkan yang benar-benar untuk pertandingan," ungkapnya.
Adapun kebutuhan yang diajukan meliputi perlengkapan tanding seperti pakaian, sepatu, hingga tambahan papan seluncur. Sementara untuk fasilitas besar seperti speedboat biasanya telah disiapkan oleh panitia saat pertandingan berlangsung.
"Kalau untuk pertandingan, speedboat biasanya sudah disiapkan panitia. Kita fokus ke perlengkapan atlet saja, seperti pakaian tanding, sepatu, dan mungkin satu papan seluncur tambahan," tambahnya.
"Untuk atlet, tetap berlatih dan terus berjuang demi nama Kukar. Terima kasih juga untuk seluruh pelatih dan pengurus yang tetap bersama-sama membesarkan PSAWI Kukar dan PSAWI Kaltim. Semoga kedepan kita bisa lebih berprestasi,target kita tentu kita mencoba untuk memberikan yang terbaik, kami coba pertahankan juara umum kita," tutupnya. (*Zar)