
Plt Disperindag Kukar Sayid Fathullah.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Harga kebutuhan bahan pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tak kunjung stabil.
Hal ini membuat sejumlah warga berharap adanya pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM), termasuk di Kecamatan Loa Kulu.
Salah seorang warga Loa Kulu, Tata mengatakan, harga kebutuhan pangan di Loa Kulu belum stabil.
Salah satu contoh komoditas yang mengalami kenaikan harga, yakni minyak goreng menjadi Rp 50 ribu per 2 liternya, sebelumnya Rp 38 ribu per 2 liter.
Selain itu, harga ayam pedaging menjadi Rp 45 ribu/kg.
Lalu harga gula pasir menjadi Rp 20 ribu/kg.
"Hampir semua jenis kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan harga. Ini membuat ibu rumah tangga harus cerdas dalam berbelanja," kata Tata kepada Kutairaya, Sabtu (11/4/2026).
Ia mengemukakan, jika harga bahan-bahan pokok mengalami kenaikan harga, biasanya pemerintah daerah segera menggelar OPM, namun hingga saat ini belum dilaksanakan OPM.
"Kami berharap pelaksanaan OPM bisa segera dilaksanakan. Mengingat di lapangan hampir semua komoditas mengalami kenaikan harga," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah menjelaskan, tahun 2026 pemerintah daerah telah menggelar OPM sebanyak 40 titik yang tersebar di seluruh kecamatan se Kukar.
"Pelaksanaan OPM ini kita targetkan dalam setahun ini ada 100 titik. Kita tak hanya berfokus pada satu kecamatan, tapi melihat kondisi di lapangan yang membutuhkan," ucap Sayid. (Ary)