
Mobil Dinas Land Rover Defender Walikota Samarinda.(Foto : Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti memastikan, proses audit penggunaan mobil dinas dilingkungan pemerintah kota, tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh pergantian jabatan yang baru saja ia emban.
Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti mengatakan, polemik penggunaan mobil dinas tetap ditindaklanjuti melalui proses audit oleh Inspektorat, yang berjalan independen dan tidak terpengaruh pergantian jabatan. Ia menegaskan, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan penggunaan kendaraan dinas, sesuai dengan aturan dan akuntabel, sekaligus merespons sorotan publik terhadap potensi penyimpangan dalam pemanfaatan fasilitas negara.
Ia menuturkan, pemeriksaan tersebut merupakan tugas institusional Inspektorat, bukan personal pejabat, sehingga tetap berlanjut sesuai mekanisme.
“Review (audit) itu tugas Inspektorat, bukan tugas saya pribadi. Jadi meskipun saya bergeser, prosesnya tetap jalan, tidak ada yang dihentikan,” tegasnya belum lama ini.
Ia menjelaskan, audit mobil dinas telah berjalan sekitar satu minggu dari total waktu yang ditargetkan selama 15 hari, sejak surat tugas diterbitkan. Neneng pun optimistis proses tersebut dapat segera rampung dalam waktu dekat.
“Kemarin saya keluarkan surat tugas selama 15 hari. Sekarang sudah berjalan sekitar satu minggu, mudah-mudahan satu minggu ke depan sudah selesai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Neneng menyebutkan bahwa, hasil dari audit tersebut nantinya tetap akan dilaporkan kepadanya, selaku Sekda untuk segera ditindaklanjuti. Menurutnya, posisi barunya justru mempermudah proses koordinasi, dan percepatan tindak lanjut atas rekomendasi yang dihasilkan.
“Hasilnya tetap disampaikan ke saya sebagai Sekda. Justru lebih enak karena sekarang di sekretariat, jadi bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya.
Ia juga menegaskan, seluruh aktivitas pengawasan di Inspektorat tetap berjalan normal, tidak hanya terbatas pada audit mobil dinas.
“Bukan cuma review atau audit saja, pekerjaan rutin Inspektorat itu banyak dan semuanya tetap berjalan seperti biasa,” tutupnya. (*Abi)