
Dishub Kukar lakukan oengawasan transportasi air.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Jelang momen mudik lebaran Idulfitri 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pengawasan, khususnya moda transportasi air.
Hal ini bertujuan untuk memastikan jasa transportasi air di Kukar layak dan aman digunakan oleh masyarakat.
Kepala Bidang Pelayaran Dishub Kukar, Muhammad Ramadani mengatakan, pengawasan ini tak hanya berlaku pada jasa transportasi kapal besar, tapi juga berlaku untuk transportasi feri penyeberangan kendaraan, baik sepeda motor dan mobil.
"Kami terus berkoordinasi dengan pengelola jasa transportasi dan mengimbau untuk dapat memperhatikan keselamatan penumpang," kata Ramadani kepada Kutairaya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, peninjauan ini sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang akan beroperasi, terlebih pada momen lebaran ini.
"Dari hasil pemeriksaan, sejauh ini tidak ditemukan kendala terhadap kapal yang beroperasi. Artinya kapal itu layak beroperasi," tuturnya.
Maka itu, pihaknya meminta kepada pengelola jasa transportasi agar tak mengangkut atau membawa penumpang berlebihan.
Karena itu dapat membahayakan keselamatan penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK).
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat saling mengawasi terhadap layanan transportasi umum yang digunakan," ujarnya.
Ia mengemukakan, sejauh ini belum terjadi lonjakan penumpang, khususnya yang menggunakan jasa transportasi air.
"Kukar memiliki 11 pelabuhan atau dermaga yang tersebar, termasuk di kawasan Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang," katanya.
Dia berharap momen mudik lebaran ini bisa berjalan lancar, sehingga bisa berkumpul bersama keluarga masing-masing.
Sementara itu Lusi, warga Tenggarong mengaku akan mudik ke kampung halaman di Melak menggunakan transportasi kapal.
Transportasi kapal merupakan solusi masyarakat yang tak ingin sulit saat pulang kampung.
"Kalau menggunakan kapal bisa sembari bersantai, menikmati arus Sungai Mahakam," ucap Lusi. (Ary)