• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Jalan rusak di Kedang Ipil.(Dok. Medsos)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Warga Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan akses infrastruktur jalan di wilayahnya rusak parah.

Pasalnya, kondisi jalan tersebut berupa tanah dan ketika hujan mengakibatkan jalan itu jadi berlumpur atau becek.

Salah seorang warga Desa Kedang Ipil, Nur Rismawati mengatakan, jalan rusak itu berada di Dusun Ketapang dengan panjang sekitar 5 Km.

"Jalan ini menghubungkan antardesa, baik Desa Benua Baru-Sari Nadi-Lebaho Ulaq. Jalan ini merupakan akses utama yang terus dilintasi oleh masyarakat," kata Nur Rismawati kepada Kutairaya, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

Terlebih saat hujan turun, kondisi jalan menjadi berlumpur sehingga sangat sulit dilewati oleh masyarakat.

"Jalan rusak ini sangat membahayakan masyarakat setempat. Tak jarang masyarakat terjatuh saat melintasi jalan itu terlebih pada kondisi pasca hujan," ujarnya.

Dia berharap jalan ini bisa segera diperbaiki.

Mengingat jalan ini sangat penting bagi masyarakat, untuk akses mobilisasi barang hingga orang.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti membenarkan adanya jalan rusak di Desa Kedang Ipil.

Kerusakan jalan itu dari kantor pemerintahan Kecamatan Kota Bangun Darat menuju jalan poros utama sepanjang sekitar 5,8 km.

"Ruas jalan itu menjadi prioritas, karena di sana terdapat kantor pemerintahan dan memudahkan akses masyarakat daripada harus memutar arah menuju jalan nasional, yang memakan waktu banyak," kata Linda.

Ia mengatakan, kondisi jalan di daerah tersebut masih berupa tanah dan agregat.

Sehingga pemerintah daerah akan fokus dalam penanganan perbaikan jalan tersebut.

"Tahun ini (2026) kami telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 10 milliar, dengan melakukan pengerasan agregat dan semenisasi," ujarnya.

Pihaknya berkomitmen akan menuntaskan jalan rusak di Kukar secara bertahap.

Karena untuk melaksanakan pembangunan daerah juga menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. (Ary)



Pasang Iklan
Top