• Rabu, 04 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Prosesi dari personel Satlantas Kukar yang tengah menjalankan Patroli.(Foto: Dok. Polres Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Di bulan Ramadhan, terkadang di waktu malam yang hening, saat masyarakat sudah siap untuk rehat, di momen tersebut justru sering dijadikan waktu oleh sebagian pemuda untuk melakukan aksi balap liar.

Suara knalpot brong tersebut tentu menganggu masyarakat, selain itu aksi balap liar pastinya membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Kukar rutin menggelar patroli malam hari. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama bulan suci ini.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menjelaskan, patroli yang digelar merupakan patroli Blue Light serta patroli mobile di sejumlah titik keramaian dan ruas jalan yang rawan dijadikan balap liar.

"Satuan Lalu Lintas Polres Kukar (Kukar) menggelar patroli Blue Light dan patroli di sejumlah titik keramaian. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," ujarnya pada Kutairaya.com, Rabu (4/3/2026).

Berbagai lokasi yang menjadi sasaran patroli, seperti Jalan Krama Jaya, Jalan AP Mangkunegara, Jalan KH Dahlan, Jalan Patin, hingga Jalan Diponegoro atau kawasan Taman Musik.

Kawasan-kawasan ini kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari, sehingga perlu pengawasan ekstra.

Ia menerangkan, patroli Blue Light merupakan langkah preventif untuk menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, termasuk aksi balap liar.

"Patroli ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap balap liar dan potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat pelaku melakukan pelanggaran,"ungkapnya.

Tak hanya patroli mobile, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan dan lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan.

Ia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, nantinya akan tercipta kamseltibcar lantas yang aman dan tertib.

"Kami mengimbau pada masyarakat, terutama para remaja, untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar. Bulan ini merupakan bulan yang penuh berkah, bukan buat adu kecepatan yang bisa merenggut masa depan," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top