• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Prosesi Serah Terima Jabatan Baru Yang Dipimpin Oleh Walikota Samarinda, Andi Harun. Sabtu, (28/02/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, resmi dirotasi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menandai pergeseran strategis di jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah. Sabtu, (28/2/2026)

Rotasi jabatan ini terjadi di tengah sejumlah proyek infrastruktur strategis yang masih berjalan, sehingga menuntut adanya ketersinambungan kebijakan dan pengawasan, agar tidak terjadi perlambatan pelaksanaan. Pergantian pimpinan juga menjadi momentum evaluasi tata kelola, sekaligus ujian bagi sistem organisasi di PUPR untuk membuktikan bahwa keberlangsungan program tidak bergantung pada satu figur, melainkan pada mekanisme kerja yang terstruktur.

Menanggapi pergantian tersebut, Desy menyebutkan bahwa, mutasi dan rotasi merupakan hal yang wajar dalam birokrasi.

“Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kita sudah bersumpah siap ditempatkan di mana saja. Mutasi dan rotasi itu hal biasa, untuk penyegaran dan mengisi jabatan kosong,” ujarnya. Sabtu, (28/02/2026).

Ia juga mengungkapkan, dirinya telah mengabdi di PUPR selama kurang lebih 20 tahun. Menurutnya, rotasi ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru, di organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

“Sudah cukup lama di PUPR, mungkin memang perlu merasakan di OPD lain. Secara keilmuan insyaallah, saya mampu dan bisa menyesuaikan,” katanya.

Terkait sejumlah proyek besar yang sedang berjalan, ia memastikan tidak akan terdampak oleh pergantian pimpinan. Saat ini, posisi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala PUPR diisi oleh Sekretaris Dinas PUPR Kota Samarinda, Hendra Kusuma.

“Secara teknis kegiatan tetap berjalan karena ada KPA dan kepala bidang masing-masing. Kepala dinas lebih pada kebijakan dan organisasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, sistem di PUPR telah berjalan sesuai mekanisme, sehingga roda organisasi tetap stabil meskipun terjadi rotasi.

Di tempat tugas barunya, ia menyatakan akan fokus pada peningkatan kualitas dan kecepatan layanan perizinan usaha, yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya berharap bisa membuat proses izin usaha lebih baik dan lebih cepat, karena ini berkaitan langsung dengan ekonomi kota,” ujarnya.

Untuk tiga bulan pertama, ia mengakui akan melakukan penyesuaian dan memperdalam pemahaman, terhadap sistem kerja di DPMPTSP.

“Saya harus belajar, baik dari sekretaris, staf, maupun bawahan. Secara struktur dan teknis tentu perlu adaptasi,” katanya.

Meski enggan menilai dirinya sendiri atas pengabdian dua dekade di PUPR, ia berharap kinerjanya selama ini dapat dinilai positif oleh masyarakat dan rekan kerja.

“Kalau menilai diri sendiri rasanya kurang pantas, tapi mudah-mudahan orang lain menilai saya sudah memberikan yang terbaik,” pungkasnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top