• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Banner Run Street Ramadhan.(Foto: Dok. Dispora Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Warga Kutai Kartanegara (Kukar) khususnya Tenggarong bersiap menyambut salah satu ajang olahraga paling dinanti setiap bulan suci Ramadhan, yakni Run Street Ramadan 2026.

Event lari malam yang unik ini akan digelar mulai 25 Februari hingga 19 Maret 2026, berlokasi di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara.

Berbeda dari lomba lari pada umumnya, Run Street Ramadan dilaksanakan pada malam hari selama bulan Ramadan.

Selain menjadi ajang adu kecepatan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas lari dan generasi muda untuk tetap aktif berolahraga setelah berbuka puasa.

Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana menjelaskan, awalnya kegiatan ini murni dibuat dan dilaksanakan secara mandiri oleh komunitas lari di Kukar di beberapa tahun lalu.

"Memang awalnya ini memfasilitasi teman-teman komunitas yang selama ini sering mengadakan Run Street Ramadan secara mandiri. Mulai beberapa tahun lalu sudah berjalan, lalu di tahun 2025 kemarin mulai bersinergi dengan pemerintah, khususnya Dispora sebagai OPD teknis yang menyelenggarakan urusan keolahragaan," ujarnya pada Kutairaya.com, Selasa (24/2/2026).

Sejak mendapat dukungan dari pemerintah daerah, pelaksanaan Run Street Ramadan semakin tertata.

Komunitas lari juga menggandeng berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan komunitas lainnya untuk mendukung kegiatan melalui sponsorship dan bentuk dukungan lainnya.

Antusias peserta pun terus meningkat. Tahun lalu, peserta tidak hanya datang dari berbagai kecamatan di Kukar, tetapi juga dari berbagai kabupaten di Kaltim seperti Samarinda dan Balikpapan.

Setiap event besar yang biasanya digelar pada malam Minggu mampu menarik lebih dari 200 peserta dari berbagai kategori, baik putra maupun putri.

Untuk tahun 2026, pembukaan akan dilaksanakan di lokasi yang sama, di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara pada 25 Februari 2026 mendatang.

Meski dukungan anggaran tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya karena adanya efisiensi, semangat penyelenggaraan tetap terjaga.

Menariknya, Kukar disebut sebagai salah satu daerah pencetus awal Run Street Ramadan di Kaltim. Karena itu, event ini sudah menjadi identitas tersendiri bagi daerah tersebut setiap bulan suci.

"Alhamdulillah ini masih bisa terlaksana di tengah efisiensi. Support memang tidak terlalu besar seperti sebelumnya, tetapi teman-teman komunitas tetap optimis untuk menyelenggarakan. Kami dari pemerintah daerah sangat mengapresiasi, karena tanpa peran dunia usaha saat ini mungkin cukup sulit melaksanakan event sebesar itu," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top