• Selasa, 24 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah (Foto : Andri wahyudi/kutairaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Upaya pembenahan tata kelola pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar) terus dilakukan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar memastikan akan segera mengisi sekitar 180 jabatan kepala sekolah definitif di jenjang PAUD, SD, dan SMP yang selama ini banyak dijabat Pelaksana Tugas (Plt).

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, menegaskan pengisian jabatan tersebut menjadi prioritas karena banyak kepala sekolah sudah menjabat dua periode dan tidak bisa diperpanjang lagi sesuai regulasi.

Selain itu, sejumlah sekolah masih dipimpin Plt dalam waktu cukup lama.

"Kita benahi bertahap. Ada yang sudah dua periode, tentu tidak bisa menjabat lagi. Ada juga Plt yang harus segera kita definitifkan jika memenuhi syarat," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, seleksi dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting, di antaranya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah, kepangkatan, serta rekam jejak kinerja.

"Jangan sampai kita angkat orang yang bermasalah. Kita ingin kualitas pendidikan naik. Karena itu, kita lihat betul track record dan kompetensinya," ujar Heriansyah.

Pengangkatan akan dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal ditargetkan rampung pada Maret 2026.

Setelah Idulfitri, Disdikbud juga akan kembali mengusulkan pengisian jabatan yang kosong akibat pensiun maupun kekosongan struktural yang sudah berlangsung hingga 4 tahun.

"Kita ingin perbaikan menyeluruh. Yang sudah baik dipertahankan, yang belum maksimal kita evaluasi dan perbaiki," katanya.

Di sisi lain, kekosongan kepala sekolah definitif berdampak langsung pada beban kerja di lapangan.

Kepala SD Negeri 005 Loa Kulu, Endang Siti Bunga, yang juga menjabat Plt di SD Negeri 011 Loa Kulu, mengaku harus membagi fokus dalam menjalankan dua amanah sekaligus.

"Karena harus bergantian di dua sekolah, tentu tidak bisa maksimal. Tapi tanggung jawab tetap harus dijalankan agar kegiatan belajar mengajar dan program sekolah tetap berjalan," ucapnya.

Ia berharap pelantikan kepala sekolah definitif segera dilakukan agar manajemen sekolah dapat berjalan lebih optimal dan fokus. (dri)



Pasang Iklan
Top