• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Banner Tchoukball Series.(Foto: Dok. PTBSI Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi tuan rumah lanjutan ajang Tchoukball Series, sebuah turnamen olahraga tanpa kontak fisik yang kini mulai diminati.

Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari seri sebelumnya yang telah digelar di Samarinda, tepatnya di SMK Medika.

Ketua Persatuan Tchoukball Seluruh Indonesia (PTBSI) Kukar, Irfan Setiawan menjelaskan, keberlangsungan di Kukar ini merupakan bagian dari konsep series yang berpindah-pindah daerah.

"Karena kemarin Samarinda yang mengadakan, sekarang giliran Kukar. Kebetulan PTBSI Kukar yang menggelar dan saya juga sebagai ketua," ujar Irfan pada Kutairaya.com saat dihubungi, Selasa (10/2/2026).

Turnamen ini akan dilaksanakan di Kecamatan Muara Jawa di bulan April, mengingat sebagian besar atlet Tchoukball Kukar berasal dari Kecamatan tersebut.

Selain sebagai lokasi pertandingan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan daerah Muara Jawa kepada masyarakat luar.

Untuk keikutsertaan atlet Kukar sendiri, sejauh ini sudah ada dua sekolah yang dipastikan ikut ambil bagian, yakni SMP Negeri 1 Muara Jawa dan SMP Negeri 3 Muara Jawa.

"Yang pasti mendaftar sementara ini dua sekolah. Itu atlet-atlet binaan kami di Muara Jawa," tambahnya.

Dalam Tchoukball Series Kukar ini, akan dipertandingkan dua kategori usia, yaitu U15 dan U17. Sementara untuk nomor pertandingan, terdapat tiga kategori, yakni putra, putri, dan mix. Namun, kategori mix masih bersifat ekshibisi dan akan disesuaikan dengan jumlah peminat.

"Kalau pendaftarnya banyak, insyaallah kategori mix tetap kita adakan," imbuhnya.

Ia berharap, Series ini bisa terus berlanjut dan diselenggarakan secara bergiliran di daerah lain.

"Ini olahraga baru dan peminatnya cukup banyak. Berbeda dengan sepak bola atau basket yang harus berebut bola dan rawan benturan. Tchoukball ini lebih aman karena nonkontak dan minim cedera. Harapan kami, ajang ini bisa memperluas jumlah atlet dan pemain di Kukar, sekaligus menjadi wadah untuk membawa nama Kukar ke luar daerah," tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top