• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar) masih terus berupaya mencari bapak angkat atau pihak ketiga bagi para atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim.

Hingga saat ini, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena belum ada balasan dari perusahaan-perusahaan yang telah diajak bekerja sama.

Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah mengajukan kerja sama kepada beberapa perusahaan besar di Kukar. Harapannya, perusahaan-perusahaan tersebut bisa menjadi bapak angkat atau memberikan dukungan pendanaan bagi atlet.

"Kita sudah mengajukan kerja sama ke beberapa perusahaan besar, entah itu disebut bapak angkat atau apa pun namanya. Tapi sampai sekarang memang belum ada respon atau balasan dari mereka," ujar Chairil pada Kutairaya.com pada saat sambutan di Pelantikan Pengurus IPF Kukar, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, persoalan kepercayaan atau trust menjadi salah satu tantangan dalam menjalin kerja sama tersebut. Meski begitu, ia tetap berharap, kedepannya agar perusahaan-perusahaan tersebut mau memberikan perhatian kepada dunia olahraga di Kukar.

Ia mencontohkan, beberapa perusahaan besar yang sebenarnya memiliki potensi untuk membantu pembinaan atlet, seperti perusahaan Gunung Bayan Grup.

"Kalau lihat perusahaan Bayan, bulu tangkisnya hebat, bahkan bisa lari sampai Jakarta. Tapi kan semua itu perlu biaya. Nah, ini yang kami harapkan, bagaimana perusahaan-perusahaan besar bisa ikut memperhatikan atlet-atlet kita di Kutai Kartanegara," jelasnya.

Dirinya juga menyinggung, dengan kondisi anggaran KONI Kukar yang saat ini sangat terbatas. Dengan anggaran yang minim, dukungan dari pihak swasta menjadi sangat penting demi menjaga pembinaan dan persiapan atlet menuju Porprov Kaltim.

"Kalau dibilang kosong sih tidak, tapi memang anggarannya minim sekali. Mudah-mudahan kedepannya mereka mau melihat kondisi ini," katanya.

Setidaknya terdapat tiga hingga lima perusahaan tambang besar serta tiga sampai empat perusahaan perkebunan kelapa sawit yang juga memiliki kemampuan untuk membantu dunia olahraga di Kukar.

"Yang kami harapkan ya bantuan dari mereka. Setidak-tidaknya ada kepedulian terhadap atlet-atlet daerah," tambahnya.

Terkait jumlah perusahaan yang sudah dihubungi, ia mengatakan, saat ini KONI Kukar telah mengajukan permohonan kerja sama kepada dua perusahaan, salah satunya Gunung Bayan Grup. Namun karena belum ada tanggapan, KONI Kukar berencana kembali mengambil langkah yang sama.

"Karena belum ada respons, langkah kami selanjutnya masih sama, yaitu kami berencana untuk bersurat lagi," tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top