Sekretaris DPD Golkar Kukar Johansyah.(Dok Johansyah)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Hasanuddin Mas
Hal itu disampaikan Sekretaris DPD Golkar Kukar, Johansyah, Sabtu (7/2/2026).
Ia mengatakan, Ketua DPD Golkar saat ini merupakan figur yang mendominasi bursa calon ketua.
Namun peluang bagi kandidat lain tetap terbuka lebar. Tapi semua melalui mekanisme yang sama, sesuai aturan partai.
Sebelum pelaksanaan Musda nantinya, akan dibentuk panitia dan steering committee (SC) serta membuka pendaftaran calon ketua.
"Setelah panitia Musda dibentuk, akan ada Steering Committee (SC) yang membuka pendaftaran calon ketua. Proses pendaftaran dilakukan secara terbuka dan jelas, dilanjutkan dengan tahapan verifikasi pemberkasan untuk menentukan kelayakan calon," katanya.
Golkar adalah partai demokrasi. Semua berjalan sesuai prosedur dan mekanisme organisasi.
Untuk melaksanakan Musda, ia menunggu surat edaran resmi dari DPD Golkar Kaltim.
Surat edaran itu belum terbit, karena DPD Golkar Kaltim baru menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang baru.
"SK Kepengurusan DPD Golkar Kaltim sudah keluar pada Januari 2026 kemarin, kita menunggu arahan dari Kaltim untuk pelaksanaan Musda," ucapnya.
Ia menegaskan, hak suara dalam Musda Golkar Kukar berasal dari 20 pimpinan kecamatan, ditambah satu suara gabungan dari pendiri dan sayap partai, serta satu suara dari DPD I provinsi, sehingga total berjumlah 22 suara.
Setiap calon ketua wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara sebagai syarat pendaftaran.
Ia sendiri mengaku tidak ikut dalam bursa pencalonan Ketua DPD Golkar Kukar.
Dia berharap Partai Golkar Kukar ke depan harus mampu menjawab semua tantangan masyarakat Kukar, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.
"Target kami ke depan, khususnya 2029, Golkar tidak hanya menjadi partai pengusung, tetapi harus mampu melahirkan figur yang menjadi kandidat calon bupati atau wakil bupati dari kader sendiri," ucapnya penuh harap.
Sementara itu Sekretaris DPD Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fachruddin mengatakan, DPD Golkar Kaltim dalam waktu dekat akan menggelar rapat pleno, untuk merencanakan pelaksanaan Musda di kabupaten/kota se Kaltim.
"Pelaksanaan Musda akan dirumuskan di pleno," kata Husni. (ary)