Ketua Harian Dekranasda Kukar Sayid Fathullah.(Foto : Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan serta memperluas pemasaran produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) pada 2026 mendatang.
Ketua Harian Dekranasda Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, pengurus Dekranasda yang telah dilantik sejak tahun lalu langsung bergerak cepat dengan menyiapkan berbagai program pembinaan bagi para pelaku IKM yang telah terdata di seluruh kecamatan.
"Untuk 2026 ini, seluruh IKM yang ada di 20 kecamatan sudah kita data dan akan kita angkat. Kita bawa dan tampilkan di berbagai event, baik yang digelar pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi," ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, pembinaan menjadi program prioritas Dekranasda Kukar, khususnya dalam peningkatan kualitas produk, kreativitas, inovasi, serta penguatan pemasaran.
Dalam waktu dekat, Dekranasda Kukar juga akan menjalin kerja sama dengan platform digital Shopee untuk memperluas jangkauan pasar produk-produk lokal.
"Kita akan bersinergi dengan Disperindag dan dinas terkait agar pemasaran produk IKM Kukar semakin luas," tuturnya.
Terkait pengembangan sentra kerajinan, Sayid mengemukakan, hal tersebut telah masuk dalam perencanaan, terutama di kawasan pasar seni.
Setelah dilakukan revitalisasi dan perbaikan, kawasan tersebut akan diarahkan menjadi pusat kerajinan daerah.
"Perajin pasti kita libatkan. Harapannya mereka bisa naik kelas, bahkan go nasional. Nanti juga akan disiapkan tempat yang lebih baik bagi mereka," katanya.
Saat ini, jumlah IKM binaan Dekranasda Kukar yang tersebar di 20 kecamatan mencapai sekitar 2.400 pelaku.
Data tersebut terus diperbarui setiap tahun melalui penyusunan profil IKM guna memantau perkembangan dan kekhasan produk masing-masing daerah.
"Ciri khas Kukar itu banyak, seperti manik-manik, tenun Ulap Doyo, sulam tumpar, dan kerajinan lainnya. Itu yang terus kita dorong dan kembangkan," tambahnya.
Sementara itu salah seorang perajin Ulap Doyo dari Pokant Takaq, Rojiki, mengaku bangga dan berterima kasih atas peran Dekranasda Kukar dan Disperindag yang selama ini aktif memberikan ruang bagi perajin lokal untuk berkembang.
"Kami sangat terbantu dengan kegiatan Dekranasda. Lewat pameran dan pendampingan, produk kami semakin dikenal dan pemasaran juga makin luas," ucapnya.
Ia berharap ke depan Dekranasda Kukar dapat semakin merangkul seluruh perajin di daerah, sehingga pembinaan bisa merata dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi pelaku usaha lokal. (dri)