
Seorang Anak yang tengah antusias melewati air pemancuran.(Foto:Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Sudah lebih dari satu bulan, Taman Musik Kota Raja di Tenggarong masih menjadi salah satu tempat favorit masyarakat. Minat kunjungan warga terpantau tetap tinggi, terutama pada sore hingga malam hari, serta saat akhir pekan.
Kehadiran berbagai fasilitas yang terbilang unik membuat taman ini berbeda dibanding taman-taman lain yang ada di Kukar, khususnya di Kecamatan Tenggarong.
Salah satu fasilitas yang paling menarik perhatian pengunjung yaitu keberadaan toilet umum yang dinilai modern dan megah. Fasilitas WC di Taman Musik Kotaraja bahkan disebut setara dengan toilet hotel, sesuatu yang jarang ditemui di taman kota pada umumnya.
Tak hanya itu, daya tarik lain yang diminati pengunjung, khususnya anak-anak, pada fasilitas air atau pemancuran yang berada di area taman. Fasilitas tersebut ini dirancang berbeda karena dapat dilewati oleh pengunjung saat air keluar.
Namun begitu, fasilitas ini juga sempat menjadi sorotan publik. Beberapa waktu lalu, video yang memperlihatkan anak-anak mandi dan bermain di kolam air terjun tersebut sempat viral di media sosial.
Padahal, di area tersebut telah terpasang aturan larangan mandi karena berpotensi membahayakan keselamatan, mengingat fasilitas air terjun tersebut menggunakan aliran listrik yang dapat menyebabkan sengatan.
Eti Sulasti, salah satu orang tua yang mendampingi anaknya berkunjung ke Taman Musik Kota Raja, menyampaikan tanggapannya. Ia mengaku senang membawa anaknya ke taman tersebut karena suasananya nyaman dan pemandangannya indah, meskipun taman tersebut tergolong sederhana.
"Saya sering bawa anak saya ke Taman Musik Kota Raja ini. Pemandangannya bagus, apalagi di dekat WC itu ada semacam air mancur. Anak saya paling suka saat airnya menyala, dia langsung lewat dengan senang. Saya juga berterima kasih kepada pemerintah yang sudah menyediakan fasilitas hiburan seperti ini," ujar Eti pada Kutairaya.com, Jumat (6/2/2026).
Terkait kejadian yang sempat viral, ia menilai perilaku tersebut tidak baik dan perlu menjadi perhatian bersama, khususnya para orang tua.
"Menurut saya itu tidak baik, karena memang berbahaya. Sebagai orang tua kita harus lebih mengawasi anak-anak, apalagi ini menggunakan listrik. Kita semua harus sadar akan keselamatan," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi fasilitas lain yang tersedia di Taman Musik Kotaraja, termasuk kualitas toilet umum yang dinilainya sangat layak.
"WC nya bagus seperti di hotel, bersih juga. Harapannya taman ini bisa terus berkembang. Setiap malam Minggu juga ada penampilan musik, jadi fasilitas yang sudah ada ini harus kita jaga bersama, jangan sampai dirusak," tutupnya. (*zar)