• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Seseorang tengah bermain padel di Fatma Padel Tenggarong.(Foto: Dok. Fatma Padel)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berpotensi menambah cabang olahraga (cabor) baru.

Saat ini, beberapa cabor tengah dalam tahap proses untuk bisa resmi bergabung di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar.

Sekretaris KONI Kukar, Yani Handayani mengatakan, sebenarnya sudah ada beberapa cabang olahraga baru yang masuk, namun belum semuanya bisa diakomodir. Hal tersebut dikarenakan cabor-cabor tersebut belum terdaftar dan diresmikan oleh KONI provinsi.

"Sebetulnya ada beberapa cabor lagi yang baru masuk, cuma belum bisa diakomodir. Karena dari KONI provinsi sendiri belum terdaftar," ujar Yani, Selasa (3/2/2026).

Cabor tersebut seperti Savate, Minisoccer atau KSMI masih menunggu pengesahan dari tingkat provinsi. Karena belum resmi, KONI Kukar belum dapat memasukkan.

Selain itu juga, saat ini ada satu cabor baru yang sedang dalam proses dan berpeluang menjadi cabor resmi, yaitu Padel.

Menanggapi hadirnya cabor-cabor baru tersebut, ia menilai, hal ini sebagai perkembangan yang positif bagi dunia olahraga di Kukar.

Menurutnya, semakin banyak pilihan cabor, maka semakin besar pula kesempatan masyarakat untuk menekuni olahraga sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

"Kalau melihat perkembangannya, menurut kami bagus saja. Karena orang-orang jadi makin banyak pilihan cabang olahraganya," jelasnya.

Ia menambahkan, Padel sendiri saat ini memiliki peminat sendiri dengan kelas-kelas tertentu.

"Sedangkan minisoccer itu mirip sepak bola dan futsal, hanya beda peraturan. Sama seperti Padel, itu pecahan dari tenis lapangan dan pickleball," katanya.

Pada intinya, pihaknya akan terbuka terhadap cabang olahraga baru selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Ia berharap kedepannya, semakin banyak cabor yang bisa berkembang dan memberi ruang bagi masyarakat Kukar untuk berprestasi.

"Bagi kami terbuka saja dengan cabor-cabor baru yang mau bergabung. Artinya ini justru menambah pilihan cabor yang bisa digeluti masyarakat sesuai dengan kemampuan masing-masing," pungkasnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top