
Banjir di Jalan Poros Tenggarong-Kota Bangun,(Foto: Dok. Medsos FB Rusma Lina)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Banjir yang terjadi di jalan poros Kecamatan Tenggarong-Kota Bangun, Senin (2/2/2026), sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Hal ini disampaikan Koordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata kepada Kutairaya.
Ia mengatakan, ketinggian air sekitar satu meter yang menggenangi badan jalan, sehingga mengakibatkan sejumlah kendaraan tak bisa melintas.
"Arus air cukup deras dan membahayakan bagi pengendara yang ingin melintas," katanya.
Ia menjelaskan, pengendara bisa melintasi jalan tersebut setelah membutuhkan waktu sekitar satu jam kemudian.
Pengendara harus menunggu debit air surut.
"Peristiwa ini tak ada menimbulkan korban jiwa," tuturnya.
Meskipun tak ada korban jiwa, ia mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap waspada ketika di jalan raya, terlebih saat dan pasca hujan.
Sementara itu Camat Tenggarong, Sukono membenarkan jalan poros penghubung Tenggarong dan Kota Bangun terendam banjir.
Banjir ini akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi pada dini hari tadi.
"Akibat banjir ini, akses mobilisasi sempat terhambat. Tapi tidak berlangsung lama, sekitar satu jam banjir sudah surut kembali dan pengendara bisa melintas," ujar Sukono. (Ary)