• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Banner Night Ride Criterium.(Foto: Dok. ISSI Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Event Night Ride Criterium, event ini menjadi wadah latihan bersama bagi para pesepeda, sekaligus sarana evaluasi, silaturahmi, dan peningkatan jam terbang atlet sepeda di Kukar.

Event ini akan digelar selama dua hari, pada 30-31 Januari 2026, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Ketua Panitia Pelaksana, Sandi menjelaskan, Night Ride Criterium hadir sebagai bentuk latihan bersama yang dikemas lebih serius dan terstruktur.

Menurutnya, kegiatan ini kemungkinan menjadi event night ride criterium pertama di Kalimantan Timur.

"Tujuan utamanya tentu sebagai ajang silaturahmi antar komunitas dan klub sepeda. Tapi lebih dari itu, ini juga jadi sarana evaluasi bagi klub-klub yang punya atlet, untuk melihat sejauh mana hasil latihan mereka," ujar Sandi pada Kutairaya.com di Tenggarong Seberang, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, pada kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kerja sama pentahelix, yang melibatkan komunitas, klub, pemerintah dan pihak swasta.

"Daripada malam Sabtu dan malam Minggu nongkrong tak jelas, lebih baik kita wadahi dengan olahraga. Lewat latihan bersama ini, mereka bisa bersepeda, sehat, dan berprestasi," jelasny.

Stadion Aji Imbut di pilih sebagai lokasi kegiatan, sekaligus untuk mempromosikan fasilitas olahraga malam hari. Dengan adanya penerangan jalan umum (PJU) dan dukungan dari Dispora, kawasan ini kini memungkinkan digunakan untuk aktivitas olahraga malam, termasuk sepeda.

Untuk antusiasnya sendiri, ia menyebutkan saat ini sudah ada 81 rider terdaftar. Peserta didominasi dari level lokal, dengan satu kelas yang dibuka khusus untuk Open Kaltim.

Untuk kategori yang diperlombakan cukup beragam, mulai dari Men Elite, Women Elite, Master A, B, C, dan D, Man Junior, Fixie, serta Seleksi Provinsi ASN.

Dari sisi rute, lomba akan berlangsung di sekitar kompleks Stadion Aji Imbut. Panjang satu lap rute mencapai 1,7 km, dan jumlah lap nantinya akan berbeda di setiap kelasnys, mulai dari 5 lap untuk pemula, hingga 8 dan 10 lap untuk kategori tertentu.

Untuk dukungan, ia mengaku sudah mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah, terutama dri fasilitas dan pendampingan untuk menjalin kerja sama dengan sponsor.

Sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan, seluruh peserta wajib diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dilakukan mengingat balap sepeda termasuk olahraga dengan risiko tinggi.

"Dengan adanya asuransi, kami lebih tenang dan para rider juga merasa aman. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa, tapi kalau pun ada, sudah tercover," katanya.

Ia berharap, Night Ride Criterium dapat berlanjut ke seri 2, seri 3, dan seterusnya, dengan dukungan yang semakin luas, baik dari pemerintah maupun swasta.

"Kenapa event seperti ini penting? Karena di antara kita ini bukan hanya penghobi, tapi juga atlet. Mereka butuh jam terbang. Jangan sampai setahun tidak ada event, atlet tidak punya tempat untuk evaluasi dan menguji hasil latihan. Ajang seperti inilah pembuktian mereka," pungkasnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top