
Banner Open Turnamen Ketinting.(Foto: Dok. Danau Tanjung Sarai)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Sebagai upaya mempromosikan wisata Danau Tanjung Sarai terus dilakukan oleh masyarakat Desa Kedang Murung. Salah satunya melalui Open Turnamen Balap Ketinting yang akan digelar di Danau Tanjung Sarai, Kecamatan Kota Bangun, pada Minggu, 1 Februari 2026 mendatang.
Ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga sebagai promosi wisata dan ajang silaturahmi para joki ketinting.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Khairul Fikry mengatakan, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dan sumbangan masyarakat desa. Lokasi perlombaan sengaja dilakukan di kawasan wisata Danau Tanjung Sarai untuk menarik minat pengunjung sekaligus mengenalkan wisata danau tersebut.
"Ini ada dari sumbangan masyarakat. Kami pilih Danau Tanjung Sarai supaya wisatanya makin ramai dan dikenal luas," ujar Fikry pada Kutairaya.com saat dihubungi, Kamis (29/1/2026).
Tujuan dari turnamen ini memang sebagai mempromosikan wisata Danau Tanjung Sarai sekaligus menjadi ajang silaturahmi para joki ketinting yang sudah lama tidak memiliki wadahh perlombaan, khususnya di Kukar.
"Sudah lama tidak ada lomba ketinting di Kukar. Jadi ini juga jadi tempat kumpul dan silaturahmi joki-joki," katanya.
Untuk antusiasnya sendiri, ia menyebutkan sementara ini sudah ada sekitar 10 peserta yang mendaftar, tapi jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena pendaftaran biasanya ramai pada hari pelaksanaan lomba.
"Kalau lomba ketinting, biasanya orang daftar di hari pelaksanaan. Jarang yang daftar lewat HP," imbuhnya.
Pihaknya juga tidak membatasi jumlah peserta. Namun, setiap penjoki hanya diperbolehkan mengikuti lomba satu kali pendaftaran.
Pada turnamen kali ini, kategori yang dipertandingkan hanya satu di kelas 200 cc piston 68 mm (kelas Nervon).
Ia menambahkan, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat, baik dari pemerintah desa maupun pihak terkait lainnya.
"Pemerintah ada bantu-bantu juga. Dari desa juga ada dukungan, bahkan hadiahnya biasanya cukup besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Ya harapannya bisa makin kompak, baik masyarakat maupun pemerintah, supaya wisata Danau Tanjung Sarai bisa terus berkembang dan dikenal ," tutupnya. (*zar)