• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Lapas Kelas IIA Tenggarong saat menggelarr ujian Tahfidz Quran dan Doa Bersama bertempat di Masjid Taubatan Nasuha(Foto: Dok. Lapas Tenggarong)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Pada momen pergantian tahun 2025 ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong gelar ujian Tahfidz Quran dan Doa Bersama bertempat di Masjid Taubatan Nasuha.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WITA ini diawali dengan ujian Tahfidz Quran juz 1, 2, 29 dan 30 yang diikuti oleh sebanyak 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program Pesantren Taubatan Nasuha. Pelaksanaan ujian ini rutin dilaksanakan menjelang wisuda santri.

"Untuk tahun ini, ujian Tahfidz tidak hanya juz 30 dan 29 saja tapi juga pada hafalan juz lainnya," ungkap Suparman Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong saat ditemui pada acara pembukaan kegiatan.

Suparman menambahkan, bahwa nantinya pihak Lapas Kelas IIA Tenggarong akan menjalin komunikasi dengan para pihak terkait perihal pengembangan program Pesantren Taubatan Nasuha ini dan khususnya program Tahfidz Quran nya.

"Kami akan melakukan komunikasi dengan MUI, BAZNAS, LPTQ dan stakeholder lainnya dalam rangka pengembangan program ini," imbuhnya.

Program pesantren dan tahfidz Quran ini sejalan dengan program pengembangan sumber daya manusia Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Sebenarnya program ini, selaras dengan program dari pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka membentuk insan Qurani," ujarnya.

Suparman juga berharap, dukungan dari para pihak terkait demi kelancaran dan keberlanjutan program pembinaan ini.

Sementara itu, pada pukul 18.45 WITA , Lapas Kelas IIA Tenggarong menggelar doa bersama yang diikuti oleh petugas bersama-sama dengan WBP yang dilaksanakan di Masjid Taubatan Nasuha.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan surah yasin dan dilanjutkan dengan pembacaan dzikir dan ditutup dengan doa.

Suparman dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur, selama tahun 2025 Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam keadaan aman dan tertib.

"Mari kita jaga bersama rumah ini, dengan tidak melakukan pelanggaran tata tertib dan aktif dalam mengikuti program pembinaan yang ada didalam Lapas," tuturnya.

Pada kesempatan ini pula, Suparman telah menyiapkan langkah strategis dalam rangka mendukung 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di tahun 2026 diantaranya dalam hal ketahanan pangan, pengembangan pendidikan bagi WBP dan pengembangan UMKM melalui program pembinaan kemandirian. (*zar)



Pasang Iklan
Top