• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kegiatan Bazar Murah di Halaman Kantor Bupati Kukar.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini tak hanya diwarnai semangat solidaritas pekerja, tetapi juga aksi nyata membantu masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kukar di halaman Kantin Bupati Kukar, Jumat (1/5/2026).

Sejak pagi, warga memadati lokasi bazar untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding pasaran.

Beras SPHP, minyak goreng, hingga berbagai hasil pertanian lokal dari petani Kukar menjadi incaran masyarakat yang ingin berbelanja hemat dengan kualitas tetap terjamin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Kukar, Ananias, menegaskan kegiatan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah kebutuhan masyarakat akan bahan pangan berkualitas dengan harga bersahabat.

“Dalam momentum May Day ini, kami ingin masyarakat juga merasakan manfaat langsung. Pemerintah hadir membawa pangan murah, mulai dari beras SPHP, minyak, hingga produk lokal petani melalui KWT (Kelompok Wanita Tani) dan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) agar masyarakat bisa memperoleh pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan KWT dan KTNA menjadi kekuatan tersendiri karena produk dijual langsung dari petani ke konsumen tanpa rantai distribusi panjang.

“Karena langsung dari produsennya, kualitasnya baik dan harga bisa lebih murah. Tata niaganya kita pangkas, jadi masyarakat diuntungkan dan petani lokal juga terbantu,” kata Ananias.

Selain itu, beras SPHP dari Bulog yang dijual dalam bazar ini di bawah harga pasar karena biaya distribusi dari gudang ke lokasi kegiatan disubsidi oleh pemerintah daerah.

Langkah ini membuat bazar murah bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi solusi konkret dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.

Tak hanya masyarakat, pelaku UMKM juga merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

Hani, salah seorang pedagang yang terlibat, mengaku bazar murah memberi ruang bagi usaha kecil untuk berkembang, sekaligus meramaikan peringatan Hari Buruh.

“Kami sangat terbantu. UMKM bisa ikut berpartisipasi, dagangan lebih dikenal, dan masyarakat juga mendapatkan harga terjangkau. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top