Anggota MPR RI Fraksi PKS KH. Aus Hidayat Nur.(DPD PKS Kukar)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) siap mengikuti arahan dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi PKS, KH. Aus Hidayat Nur terhadap penguatan 4 pilar kebangsaan.
Adapun 4 pilar itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ketua DPD PKS Kukar, Ahmad Zainuddin mengatakan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan, baik kepada seluruh kader hingga masyarakat luas.
Nilai kebangsaan ini sangat penting karena bagian dari nafas kehidupan sehari-hari.
"Kami sangat bersyukur, belum lama ini MPR Fraksi PKS KH. Aus Hidayat Nur hadir langsung, untuk memberikan pemahaman kepada kita semua," kata Zainuddin kepada Kutairaya, Selasa (30/12/2025).
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, penguatan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah perisai agar tidak mudah terpecah belah.
Untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan itu, PKS memiliki program, yaitu Kader Kaderisasi dan Pelayanan Publik (K2P2).
Fungsi K2P2 adalah bentuk nyata dari pengamalan sila ke-5 Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Kader PKS diinstruksikan untuk tidak lelah turun ke lapangan, memberikan solusi atas permasalahan warga, mulai dari urusan kesehatan, pendidikan, hingga pendampingan ekonomi.
Menurut KH Aus, seorang kader yang memahami 4 pilar secara otomatis akan menjadi pribadi yang gigih dalam melayani masyarakat.
"Empat Pilar ini adalah landasan pacu. Kaderisasi adalah mesinnya tempat kita mencetak manusia-manusia tangguh yang cinta tanah air," tuturnya.
Sedangkan Pelayanan Publik adalah bensinnya bukti nyata bahwa kita hadir untuk rakyat.
Tidak ada gunanya berbicara NKRI, jika tidak hadir saat rakyat sedang kesulitan.
Ia berpesan, kecintaan pada negara harus dibuktikan dengan kualitas kader yang mumpuni dan pelayanan yang tak henti kepada masyarakat.
Salah seorang kader PKS, Muhammad Idham mengatakan, materi K2P2 yang disisipkan dalam sosialisasi ini memberikan panduan praktis bagi seluruh kader.
"Melayani masyarakat bukan sekadar tugas sosial, tapi adalah tugas kenegaraan untuk menjaga keutuhan NKRI," ucapnya. (ary)