• Sabtu, 16 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



‎BPBD Kota Samarinda dengan perlengkapan dan peralatan yang disiagakan.(Foto: Abi/KutaiRaya)

SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Pemerintah Kota Samarinda mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menjelang akhir Desember, menyusul potensi cuaca buruk yang diperkirakan masih mendominasi wilayah kota.

‎Kondisi hujan dengan durasi panjang dan intensitas tinggi dinilai berisiko menimbulkan genangan hingga pergerakan tanah di titik-titik tertentu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda menyebut, berdasarkan pemantauan informasi meteorologi, curah hujan harian di sejumlah kawasan dapat mencapai kategori lebat. Wilayah yang selama ini dikenal rawan banjir dan longsor menjadi perhatian utama dalam periode ini.

‎Kepala BPBD Samarinda, Suwarso mengatakan, jajarannya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Tidak hanya personel internal, relawan kebencanaan dan unsur masyarakat juga dilibatkan untuk mempercepat penanganan jika terjadi situasi darurat.

‎“Kami sudah siapkan skema respons cepat. Personel BPBD ikut disiagakan di pos-pos pelayanan bersama instansi lain agar penanganan di lapangan tidak terlambat,” jelas Suwarso.

‎Sebagai upaya pencegahan dini, BPBD juga menyalurkan perlengkapan dasar kebencanaan ke sejumlah kelurahan yang masuk kategori tangguh bencana. Peralatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk penanganan awal sebelum bantuan tambahan tiba. Khusus potensi longsor, alat berat berupa ekskavator juga disiagakan untuk kebutuhan darurat.

‎BPBD Samarinda mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai dan kawasan perbukitan, agar lebih waspada saat hujan deras. Warga diminta segera mengamankan diri ke lokasi yang lebih aman serta melapor ke aparat setempat jika menemukan tanda-tanda bahaya, guna menghindari risiko yang lebih besar. (*Abi)



Pasang Iklan
Top