
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan, Dispora Kukar Dery Wardhana.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Program Bintang Pengabdian yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan lanjut pada tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda Kukar yang tangguh, bermental kuat, dan siap mengikuti seleksi sekolah kedinasan, termasuk TNI dan Polri.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana mengatakan, saat ini pelaksanaan program masih berada pada tahap perencanaan.
Sejumlah aspek teknis, mulai dari jadwal, lokasi, hingga pola kerja sama dengan TNI dan Polri, masih dalam proses pematangan.
“Ini lanjutan dari program tahun lalu. Rencananya akan kita laksanakan di bulan Januari 2026, karena biasanya di bulan Maret sudah mulai dibuka penerimaan TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan. Jadi kita kejar di bulan Januari,” ujarnya.
Dery menjelaskan, pengumuman pendaftaran peserta belum dirilis karena masih menunggu finalisasi perencanaan.
Setelah semuanya ditetapkan, Dispora Kukar akan membuka pendaftaran secara resmi kepada masyarakat.
“Biasanya pengumuman kita buka sekitar satu bulan. Untuk target pendaftar, kita siapkan sekitar 500 orang. Namun nanti akan ada seleksi administrasi dan tahapan lainnya, sehingga pada tahap awal kemungkinan yang lolos sekitar 250 peserta,” tuturnya.
Ia menambahkan, jumlah peserta akan disesuaikan dengan antusiasme pendaftar serta kesiapan pelaksanaan di lapangan.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap guna memastikan kualitas pembinaan tetap terjaga.
Sementara itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan, Program Bintang Pengabdian merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda Kukar sejak dini, baik dari sisi fisik maupun mental.
“Program ini kita siapkan untuk membantu putra-putri terbaik Kukar agar siap mengikuti tes sekolah kedinasan, salah satunya TNI. Harapannya, semakin banyak yang mendaftar, semakin banyak yang lulus, dan nantinya kembali mengabdi untuk daerah,” ujarnya.
Aulia mengemukakan Pemkab Kukar telah menjalin komunikasi dengan Kapolda dan Kapolres dalam rangka mendukung pembinaan pemuda yang berminat mengikuti seleksi kepolisian.
Ke depan, pemerintah daerah berencana menyiapkan pola karantina khusus.
“Anak-anak yang ingin mengikuti tes kepolisian juga akan kita siapkan dengan pembinaan yang lebih terstruktur, agar mereka benar-benar siap sebelum masuk tahap seleksi,” tuturnya. (Dri)