
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli.(Foto:Ahmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) alihkan arus lalu lintas dari Jembatan Besi ke Jembatan Kedaton Agung yang baru.
Penutupan Jembatan Besi dilakukan setelah proyek Jembatan Kedaton Agung selesai dan telah digunakan oleh masyarakat setempat.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menjelaskan, jembatan besi tidak lagi diperuntukkan bagi kendaraan roda 2 ataupun 4. Jembatan tersebut hanya akan digunakan khusus untuk pejalan kaki.
"Untuk jembatan lama atau jembatan besi, itu nantinya ditutup untuk kendaraan. Jembatan tersebut dikhususkan bagi pejalan kaki, sehingga seluruh kendaraan diarahkan ke jembatan Kedaton yang baru," ujar AKP Ahmad Fandoli pada Kutairaya.com di Tenggarong, Jumat (26/12/2025).
Walaupun rambu lalu lintas di jembatan besi belum terpasang, pihaknya telah melakukan pengamanan awal dengan memasang penghalang berupa bola-bola besi. Langkah ini dilakukan agar kendaraan roda 2 atau 4 tidak bisa melewati di jembatan lama tersebut.
Seluruh arus lalu lintas kini difokuskan ke Jembatan Kedaton Agung. Menurutnya, meskipun berpotensi terjadi keramaian di awal pengalihan, kehadiran jembatan baru justru akan mengurai kemacetan.
"Kalau soal kepadatan, seharusnya malah bisa terurai. Proyeknya sudah selesai, akses jalannya lebih lebar, dan jembatan baru bisa dilalui kendaraan dari dua arah," imbuhnya.
Tak hanya itu, kondisi lalu lintas juga diprediksi lebih tertib karena tidak ada lagi aktivitas parkir atau warga yang nongkrong di sekitar jembatan,
Ia menambahkan, masyarakat kini bisa lebih fokus menggunakan jalur utama, sementara kawasan sekitar titik nol menjadi lebih tertata. Ia jugga menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan saat melintas di Jembatan Kedaton.
"Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan jembatan baru ini dengan baik. Saat melintas, jangan mendahului kendaraan di depan," pungkasnya. (*zar)