• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Anggota DPRD Kukar Hj Fatlon Nisa monitoring ke Pasar Tangga Arung (Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Keberadaan Pasar Tangga Arung Square pasca revitalisasi harus dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kukar Hj Fatlon Nisa saat melakukan monitoring Pasar Tangga Arung, Selasa (23/12/2025) bersama Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), H Rendi Solihin.

Hj Fatlon Nisa mengatakan, pasar baru ini harus menjadi daya tarik dan jadi tempat yang nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Pasar ini telah dibangun pemerintah daerah dengan konsep modern, hampir mirip dengan mal.

"Pembangunan pasar ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah, dalam mendukung perekonomian masyarakat lokal," katanya.

Ia mengatakan, pasar ini telah dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya ekskalator, anak tangga, toilet hingga akses bagi penyandang disabilitas.

Pasar ini dinilai telah layak untuk beroperasi.

"Saat ini terpantau para pedagang tengah sibuk menyiapkan dagangannya di tempat yang baru itu," tuturnya.

Menurutnya, antusiasme pedagang cukup tinggi untuk segera berjualan di pasar tersebut.

Hal ini dibuktikan hingga malam hari aktivitas pedagang dalam menyiapkan dagangannya masih berlangsung.

Ia berpesan kepada pedagang agar tetap semangat dalam berjualan dan terlebih menjaga aset ini dengan baik secara bersama-sama.

"Masih banyak pedagang yang ingin menempati petak tersebut. Namun yang diprioritaskan dari informasi Disperindag adalah pedagang yang telah terdata pada awal berjualan, yang terdampak akibat pembangunan pasar ini," ujarnya.

Ia menilai penempatan pedagang ini telah menunjukan sikap pemerintah daerah telah transparans.

Karena pedagang telah dilakukan pendataan hingga pengundian secara terbuka.

"Kami berharap pedagang juga terus melakukan inovasi, agar usahanya semakin meningkat dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Sementara itu Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah menjelaskan, pemerintah daerah telah memfasilitasi para pedagang untuk berjualan.

Sehingga pedagang harus semangat berjualan di petak pasar yang baru ini.

"Kami juga akan melakukan terobosan dan berupaya agar pasar ini tetap ramai. Tak hanya pasar Tangga Arung saja, tapi seluruh pasar di Kukar," kata Sayid.

Menurutnya, jika pasar ini ramai, maka ini menunjukkan perputaran ekonomi daerah telah berjalan dengan baik.

Dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya secara mandiri tanpa bergantung pada pemerintah daerah. (ary)



Pasang Iklan
Top