
Foto bersama Kontingen Pentaque Kukar di ajang BK Porprov Kaltim di Balikpapan.(Foto: Dok. Pentaque Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Kualitas atlet Petanque Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai luar biasa. Hal ini dilihat dari hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov Petanque Kaltim yang digelar di Balikpapan dan berakhir pada 17 Desember 2025 lalu.
Pada ajang tersebut, kontingen Kukar tampil maksimal dan menunjukkan taringnya. Bahkan, atlet Kukar mampu bersaing dengan atlet PON hingga SEA Games di ajang tersebut, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa pembinaan Petanque di Kukar berjalan baik dan berkembang pesat.
Sekretaris Petanque Kukar, Muhammad Nur Alamsyah mengatakan, secara keseluruhan hasil yang diberikan dari kontingen Kukar cukup memuaskan, namun ada beberapa target yang lepas karena dihadapkan dengan beberapa kendala, seperti kondisi cuaca di lapangan.
"Hanya ada satu kelas yang kecolongan. Itu karena kami kurang mempersiapkan atlet dalam kondisi fitness yang optimal," ujar Alam pada Kutairaya.com di Tenggarong, Selasa (23/12/2025).
Ia menjelaskan, pertandingan berlangsung dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung. Hujan turun sejak pukul 11.00 hingga sekitar pukul 21.00 WITA, sehingga mempengaruhi kondisi fisik atlet.
"Mainnya di tengah hujan berjam-jam. Secara manusiawi, tangan atlet sudah tidak maksimal lagi. Kami bahkan sempat meminta panitia agar pertandingan dihentikan demi keselamatan dan kondisi atlet," jelasnya.
Akibat situasi tersebut, beberapa atlet andalan Kukar mengalami penurunan performa karena jam bermain yang jauh melebihi batas ideal. Meskipun begitu, ia menegaskan, secara kualitas, atlet Kukar sudah dapat bersaing.
"Yang paling membuat kaget, atlet kita sudah bisa bersaing dengan atlet PON dan SEA Games," katanya.
Dalam BK Porprov tersebut, Petanque Kukar yang awalnya menargetkan lima medali emas, namun di hasil akhir pihaknya berhasil meraih empat emas, tiga perak dan dua perunggu.
Secara keseluruhan, Kukar berada di peringkat kedua dengan perolehan emas yang sama, hanya selisih pada jumlah perak akibat satu kelas yang lepas dari target dari Samarinda.
"Sebenarnya target awal kami lima emas, tapi karena faktor cuaca dan kesiapan atlet, ada satu yang kecolongan. Namun yang terpenting, seluruh atlet kita lolos ke Porprov," tegasnya.
Untuk target kedepannya, pihaknya akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi yang lebih matang, terutama dari sisi fisik dan rotasi atlet.
Pada BK Porprov, Petanque Kukar menurunkan 12 atlet. Pihaknya berencana akan mengajukan penambahan jumlah atlet menjadi 14 orang kepada KONI dan Dispora agar strategi permainan bisa lebih maksimal.
“Kami berharap penambahan atlet ini bisa disetujui agar perolehan medali di Porprov nanti lebih optimal,” harapnya.
Mengenai dukungan pemerintah daerah, ia menyampaikan apresiasi atas support yang diberikan, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran.
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah. Dengan dukungan yang ada, kami bisa berangkat dan bertanding membawa nama Kukar," sebutnya.
Lebih lanjut, ia berharap, kedepannya Pemkab dapat terus memberikan dukungan, khususnya dalam hal try out dan kejuaraan di luar daerah yang akan datang.
"Kami butuh jam terbang. Dengan try out, atlet bisa mengukur kemampuan di level nasional bahkan internasional. Itu sangat penting untuk meningkatkan kualitas atlet sebelum Porprov," tutupnya. (*zar)