Direktur Utama PT Nararya, Windi Novri Ananta.(Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Jelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025, stok serta distribusi tabung gas LPG 3 kilogram (kg) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan dalam kondisi aman.
Selain ketersediaan yang mencukupi, harga LPG bersubsidi tersebut juga terpantau stabil di tingkat pangkalan.
Direktur Utama PT Nararya, Windi Novri Ananta mengatakan, sepanjang Desember 2025 distribusi LPG 3 kg berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Alokasi yang diterima dari Pertamina dinilai sesuai dengan kebutuhan penyaluran di lapangan.
"Distribusi tabung gas 3 kg di bulan Desember ini aman. Alokasi yang kami terima sesuai dengan penyaluran. Rata-rata kami menyalurkan sekitar 2.800 tabung per hari dan hingga saat ini tidak ada kendala, baik dari SPBE maupun armada kendaraan," ujar Windi, Selasa (23/12/2025).
Ia menjelaskan, penyaluran LPG 3 kg dilakukan ke 75 pangkalan yang tersebar di berbagai wilayah Kukar, di antaranya Tenggarong, Loa Kulu, Kembang Janggut, Muara Kaman, Tabang, Kota Bangun dan Sebulu.
Menurutnya, kondisi jalur distribusi juga tidak mengalami hambatan sehingga pengiriman tetap berjalan normal.
"Untuk stok, kami menyalurkan sesuai alokasi dari Pertamina, sekitar 2.800 tabung per hari ke 75 pangkalan di Kukar. Jalur distribusi juga aman, tidak ada penutupan jalan, sehingga penyaluran tetap berjalan seperti biasa," tututnya.
Terkait harga, Windi menyebutkan penjualan LPG 3 kg masih sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Harga jual agen ke pangkalan sebesar Rp16.500 per tabung, sementara HET di pangkalan ditetapkan Rp19.000 untuk wilayah dengan radius hingga 60 kilometer.
Untuk daerah dengan jarak lebih dari 60 kilometer, ada tambahan biaya distribusi sesuai ketentuan.
"Memang untuk wilayah yang jaraknya jauh, seperti Kembang Janggut, ada penyesuaian karena tambahan biaya distribusi. Namun secara umum harga masih sesuai aturan dan tetap stabil," katanya.
Windi juga mengakui dalam dua hari terakhir terjadi peningkatan permintaan LPG 3 kg seiring mendekati libur Natal dan Tahun Baru.
Kendati demikian, ia memastikan distribusi tetap terkendali dan tidak terjadi kelangkaan.
"Permintaan mulai naik sejak awal pekan ini, tapi alhamdulillah distribusi masih aman. Kami optimistis hingga Tahun Baru nanti tidak ada kendala," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, hasil pemantauan pemerintah daerah menunjukkan suplai LPG 3 kg di Kukar berjalan normal dan harga tetap stabil.
"Dari pemantauan kami, tidak ada kendala suplai. Distribusi berjalan sebagaimana mestinya dan harga masih stabil," kata Aulia.
Meskipun demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap waspada mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Natal, Tahun Baru, dan libur panjang.
"Kami berharap tidak terjadi kekosongan suplai LPG 3 kg di masyarakat. Pemerintah daerah akan terus memantau ketersediaan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ucapnya. (dri)