• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kegiatan KODAK di Taman Tanjong Tenggarong.(Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Kolaborasi Media Kukar (KODAK) menjadi wadah baru bagi insan pers di Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperkuat peran media di tengah tantangan arus informasi digital.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Tanjong, Tenggarong, Minggu (20/12/2025), mendapat sambutan positif dari Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

KODAK dibentuk melalui kolaborasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Kukar.

Wadah ini diharapkan mampu menjadi forum bersama dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus meningkatkan profesionalisme media siber di daerah.

Mengangkat tema "Pers Berkualitas di Tengah Arus Viral: Strategi Bertahan dan Adaptasi", diskusi yang digelar menyoroti tantangan media pers yang dihadapkan pada kecepatan informasi, viralitas konten, serta tuntutan akurasi dan etika jurnalistik.

Aulia menilai inisiatif KODAK sebagai langkah penting dalam menyatukan persepsi antara media, pemerintah, dan masyarakat.

Ia menegaskan ruang diskusi semacam ini sangat dibutuhkan untuk membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif.

"Kukar memiliki banyak ruang untuk berdiskusi. Forum seperti ini penting agar ada kesamaan persepsi antara pembuat kebijakan, pelaksana teknis, dan masyarakat yang merasakan dampaknya," kata Aulia.

Ia juga mendorong agar ke depan diskusi KODAK dapat dikemas secara tematik dengan menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai isu yang dibahas, seperti infrastruktur, pendidikan, maupun pelayanan publik.

Sehingga proses perumusan kebijakan hingga implementasinya dapat lebih terbuka dan terarah.

Menurut Aulia, pemerintah daerah membutuhkan peran media sebagai mitra strategis yang mampu menyampaikan informasi secara berimbang sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua SMSI Kukar Angga Triandi menyampaikan KODAK dibentuk sebagai respons atas tantangan media siber di era digital.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarmedia agar tetap berpegang pada prinsip jurnalistik di tengah maraknya konten viral.

"Media pers tidak boleh kehilangan jati diri. KODAK menjadi ruang kebersamaan agar media di Kukar bisa saling mendukung, bertukar gagasan, dan menjaga kualitas pemberitaan," ujarnya.

Melalui KODAK, insan pers Kukar diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan integritas dan tanggung jawab sosial media kepada publik. (dri)



Pasang Iklan
Top