• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Sekretaris Umum Perkemi Kukar, Aji Sopiyan.(Foto: Ahmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Perkumpulan Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi gemilang yang berhasil diraih para atletnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sekretaris Umum Perkemi Kukar, Aji Sopiyan menyampaikan, saat ini atlet Kempo Kukar sudah bukan lagi atlet daerah biasa, melainkan telah menembus level Pekan Olahraga Nasional (PON) bahkan kejuaraan dunia.

"Perkembangannya sudah sangat pesat. Sekarang ini bukan lagi atlet daerah lagi, tapi sudah atlet PON semua," ujar Aji Sopiyan pada Kutairaya.com di Kejurdes Kempo Loa Kulu, Sabtu (20/12/2025) lalu.

Salah satu atlet Perkemi Kukar bahkan pernah berlaga di Amerika Serikat dan berhasil meraih medali perak pada kejuaraan dunia. Pada ajang Taikai tahun 2017 di San Francisco, atlet Kukar berhasil membawa pulang dua medali perak dan dua medali perunggu. Prestasi berlanjut pada Taikai 2023 dengan raihan medali emas, dan kembali meraih emas pada ajang PON Bela Diri.

Selain itu, pada BK Porprov dan PON Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah, atlet-atlet Perkemi Kukar juga berhasil menyumbangkan medali emas. Menurutnya, prestasi tersebut membanggakan karena seluruh atlet merupakan putra-putri asli daerah Kutai Kartanegara.

Namun disisi lain terkait dukungan pemerintah daerah, ia menjelaskan, selama ini Pemkab Kukar telah memberikan bantuan, terutama saat mengikuti kejuaraan seperti BK Porprov, tapi bantuan tersebut belum mencukupi.

Alhamdulillah ada bantuan dari Pemkab, walaupun sebagian. Selebihnya kami juga swadaya," imbuhnya.

Untuk kedepan, Perkemi Kukar telah menyiapkan beberapa target yang akan dicapainya, nantinya pada tahun 2026, Perkemi Kukar menargetkan kembali meraih juara umum pada ajang Porprov. Sementara pada tahun 2027, pihaknya berencana untuk mengikuti kejuaraan Taikai di Jepang dengan harapan mendapat dukungan dari pemerintah provinsi ataupun daerah.

"Rencananya atlet yang juara Porprov akan kita ikutkan ke Taikai Jepang tahun 2027," tambahnya.

Ia menerangkan, Kempo merupakan salah satu bela diri tertua di Indonesia, bahkan lebih tua dibandingkan karate dan judo. Kempo memiliki teknik yang sangat lengkap, mulai dari bantingan, kuncian, hingga tendangan seperti pada taekwondo.

Saat ini, Perkemi Kukar menaungi hampir 500 atlet yang tersebar di berbagai daerah, seperti Tenggarong, dam Loa Kulu. Para atlet tersebut berlatih di berbagai dojo.

Ia berharap, perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah kedepannya dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pendanaan untuk kejuaraan.

Ia juga menuturkan, selama ini pengurus, atlet, bahkan orang tua atlet sering melakukan iuran demi bisa mengikuti pertandingan.

"Kempo ini cabang olahraga yang sudah terbukti prestasinya. Kami berharap kedepannya Pemda bisa lebih membantu, supaya setiap ada kejuaraan kita bisa ikut dan bersaing," tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top